MA Kurangi Hukuman Irman Gusman

MA Kurangi Hukuman Irman Gusman
Mantan Ketua DPD Irman Gusman (kedua kanan) meninggalkan ruangan usai mengikuti sidang pembacaan tuntutan kasus suap impor gula di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, 1 Februari 2017. Antara/Sigid Kurniawan
Fana Suparman / HA Kamis, 26 September 2019 | 21:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mahkamah Agung mengabulkan permohonan Peninjauan Kembali yang diajukan mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman. Hukuman terpidana kasus suap impor gula itu dikurangi menjadi tiga tahun penjara dari sebelumnya empat tahun enam bulan.

"Hukumannya dikurang menjadi tiga tahun," kata Maqdir Ismail, kuasa hukum Irman saat dikonfirmasi, Kamis (26/9).

Berdasarkan salinan putusan yang diterima awak media, MA membatalkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 112/Pid.Sus/TPK/2016/PN.Jkt.Pst tanggal 20 Februari 2017 tersebut.

Putusan tersebut dibacakan oleh Hakim Ketua Suhadi, anggota Abdul Latif dan Eddy Army.

Dalam putusan sebelumnya, hak politik Irman juga dicabut selama tiga tahun usai menjalani masa hukuman pokok. Irman dinyatakan bersalah menerima suap Rp 100 juta dari Xaveriandi Sutanto dan Memi sebagai pemilik CV Semesta Berjaya.

Suap tersebut diberikan agar Irman mengarahkan CV Semesta Jaya mendapat alokasi 1.000 ton gula impor dari Perum Bulog. Dalam fakta sidang, Irman menyanggupi permintaan Xaveriandi dan Memi dengan kompensasi ada jatah untuknya sebesar Rp 300 per kg.



Sumber: Suara Pembaruan