Ditahan KPK, Imam Nahrawi: Ini Takdir Tuhan

Ditahan KPK, Imam Nahrawi: Ini Takdir Tuhan
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (tengah) mengenakan rompi orange usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Jakarta, Jumat 27 September 2019. ( Foto: Antara Foto / Nova Wahyudi )
Aichi Halik / AHL Jumat, 27 September 2019 | 20:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi akhirnya dijebloskan ke rumah tahanan (rutan) KPK usai menjalani serangkaian pemeriksaan.

Tersangka kasus suap dana hibah KONI itu mengaku siap menjalani semua proses hukum, dan meyakini bahwa apa yang dialaminya saat ini adalah takdir dari Tuhan.

"Saya sudah dimintai keterangan sebagai tersangka dan sebagai warga negara tentu saya harus mengikuti proses hukum yang ada dan saya yakin hari ini takdir saya dan semua manusia akan menghadapi takdirnya," kata Imam setelah menjalani pemeriksaan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2019).

"Demi Allah, Allah itu Maha Baik dan takdirnya tak pernah salah, karenanya doakan saya mengikuti proses hukum yang sedang saya jalani ini dan semoga semuanya berjalan dengan baik dan Indonesia tetap menjadi NKRI yang kita cintai ini," imbuh Imam.

Imam, yang diborgol dan mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye, selanjutnya berjalan ke arah mobil tahanan.

Imam diduga menggunakan tangan asisten pribadinya, Miftahul Ulum, untuk mendapatkan uang suap sebesar Rp 26,5 miliar. Uang suap diduga itu diberikan secara bertahap sejak 2014-2018.

Uang yang diterima Imam diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora, penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima, dan penerimaan lain.



Sumber: BeritaSatu TV