Sjamsul Warga Permanen Singapura, Polri Tak Bisa Langsung Gerak

Sjamsul Warga Permanen Singapura, Polri Tak Bisa Langsung Gerak
Sjamsul Nursalim ( Foto: Istimewa )
Farouk Arnaz / FMB Rabu, 2 Oktober 2019 | 10:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Mabes Polri masih menunggu informasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pengejaran Sjamsul Nursalim dan Itjih S Nursalim yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Mereka berdua dijadikan tersangka kasus skandal terkait Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) oleh KPK. Masalahnya dua orang itu sudah memiliki status warga permanen Singapura dan tinggal di sana.

“(Kita tunggu) Karena infonya KPK kerja sama dengan CPIB Singapura,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo Rabu (2/10/2019). CPIB adalah Corrupt Practices Investigation Bureau, KPK-nya Singapura.

KPK Gandeng Lembaga Antikorupsi Singapura Buru Sjamsul Nursalim

Ketika ditanya apakah polisi bisa bekerja sama dengan skema police to police atau melalui Interpol untuk memulangkan Sjamsul mengingat dia sudah jadi warga permanen di Singapura?

Dedi menjawab, ”itu akan kita cek.”

Polisi memang tidak bisa bergerak leluasa jika menyangkut WNI yang tinggal di luar negeri apalagi jika mereka sudah beralih WNA. Hal yang sama terjadi saat polisi kesulitan menangkap tokoh pro kemerdekaan Papua, Benny Wenda, yang saat ini sudah jadi WNA Inggris.

Hakim Terbukti Langgar Etik, KPK Siapkan Strategi Baru di Kasus BLBI



Sumber: BeritaSatu.com