Sidang Grab Indonesia, Hotman Paris: Tuduhan Diskriminasi Tidak Berdasar

Sidang Grab Indonesia, Hotman Paris: Tuduhan Diskriminasi Tidak Berdasar
Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) kembali menggelar sidang dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab) dan PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) terkait jasa angkutan umum, Jakarta, 8 Oktober 2019. ( Foto: BeritaSatu Photo / Herman )
Ahmad Salman / AIS Rabu, 9 Oktober 2019 | 19:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sidang kasus PT Solusi Transportasi Indonesia atau Grab Indonesia dengan mitranya, PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) kembali digelar di sidang Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Jakarta Pusat, belum lama ini.

Sidang beragendakan menanggapi laporan investigator. Dalam sidang kali ini, pihak terlapor mengatakan tuduhan investigator tidak berdasar serta saksi yang digunakan tidak patut.

Kuasa hukum Grab Indonesia dan PT TPI Hotman Paris mengatakan tuduhan terkait diskriminasi tidak berdasar. Sebab seluruh mitra memiliki kesempatan sama serta pemberian khusus lain.

Hal ini sesuai klasifikasi terbaik yang dimiliki mitra. Dalam penjelasnnya pun Hotman Paris menambahkan, kasus ini bukan merupakan ranah yang tepat KPPU. Sebab hanya berdasar pada beberapa pengemudi yang seharusnya perkara perdata.

Sikap ini pun sekaligus membantah adanya persaingan tidak sehat yang dilakukan karena unsur kepentingan umum tidak terjabar.

Sesuai hasil tanggapan yang dijabarkan, Hotman Paris meminta dalam tuntutannya agar majelis hakim menolak seluruh tuntutan tim investigator. Atau sekaligus menyatakan laporan tak layak untuk ditingkatkan ke tingkat pemeriksaan lanjutan.



Sumber: BeritaSatu TV