Penyuap Bupati Talaud Mulai Jalani Hukuman di Lapas Tangerang
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penyuap Bupati Talaud Mulai Jalani Hukuman di Lapas Tangerang

Kamis, 10 Oktober 2019 | 17:23 WIB
Oleh : Fana Suparman / MPA

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi pengusaha Bernard Hanafi Kalalo ke Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Klas I Tangerang, Banten, Kamis (10/10/2019). Eksekusi ini dilakukan lantaran perkara suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kepulauan Talaud tahun anggaran 2019 yang menjerat Bernard telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Bernard merupakan terpidana penyuap Bupati Kepulauan Talaud nonaktif Sri Wahyumi Maria Manalip.

"KPK telah melakukan eksekusi terhadap Narapidana Bernard Hanafi Kalalo dalam perkara suap terhadap Bupati Kepulauan Talaud. Eksekusi dilakukan ke Lapas Klas I Tangerang pada Rabu, 9 Oktober 2019," kata Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat Kamis (10/10/2019).

Diketahui, Bernard Hanafi Kalalo divonis 1 tahun 6 bulan penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan. Bernard terbukti memberikan suap kepada Sri Wahyumi dengan total sekitar Rp 591 juta. Rincian uang dan barang yang diberikan adalah uang Rp 100 juta, satu unit telepon selular (ponsel) satelit merek Thuraya beserta pulsa senilai Rp 28 juta, tas tangan merek Channel senilai Rp 97,36 juta, tas tangan merek Balenciaga senilai Rp 32,995 juta.

Selanjutnya, jam tangan merek Rolex senilai Rp 224,5 juta, cincin merek Adelle senilai Rp 76,925 juta dan anting merek Adelle senilai Rp 32,075 juta sehingga totalnya mencapai sekitar Rp 591 juta. Suap tersebut diberikan agar Sri Wahyumi membantu memenangkan perusahaan yang dipergunakan Bernard Hanafi Kalalo dalam lelang pekerjaan revitalisasi Pasar Lirung dan pekerjaan revitalisasi Pasar Beo Tahun Anggaran 2019.

"Eksekusi dilakukan untuk melaksanakan putusan Pengadilan Tipikor yang telah berkekuatan hukum tetap," kata Febri.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden Minta Aparat Buru Jaringan Penyerang Wiranto

Jokowi menyatakan telah mengunstruksikan Polri, BIN bahkan TNI untuk berkoordinasi dalam meringkus jaringan pelaku yang berani menyerang menteri.

NASIONAL | 10 Oktober 2019

Jokowi Perintahkan Usut Tuntas Penyerangan Wiranto

Jokowi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi radikalisme dan terorisme hingga tuntas.

NASIONAL | 10 Oktober 2019

Menag Tegaskan Pendidikan Agama Islam Tidak Akan Dihilangkan

Pemerintah menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam tidak akan dihilangkan dan sebaliknya akan lebih diperkuat.

NASIONAL | 10 Oktober 2019

Kasus Suap Proyek SPAM, Mantan Komisaris Utama Nindya Karya Diperiksa

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka LJP (Leonardo Jusminarta Prasetyo),” kata Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

NASIONAL | 10 Oktober 2019

Presiden Tiba di RSPAD untuk Jenguk Wiranto

Wiranto dirawat di RSPAD Gatot Soebroto setelah diserang dua orang tidak dikenal di Alun-alun Menes usai meresmikan Universitas Mathla'ul Awal di Pandeglang.

NASIONAL | 10 Oktober 2019

Pertemuan Presiden Jokowi dan SBY Bahas Berbagai Masalah

“Ya banyak (yang dibahas). Masalah-masalah yang berkaitan politik, dengan situasi keadaan kita akhir-akhir ini. Ya kira-kira itu,” kata Presiden Jokowi.

NASIONAL | 10 Oktober 2019

Dikecam karena Tak Sopan kepada Emil Salim, Ini Tanggapan Arteria

Arteria menilai Emil Salim telah menghina bahkan menista institusi DPR.

NASIONAL | 10 Oktober 2019

Aktivis Walhi Tewas, Polda Sumut Tetapkan Tiga Tersangka

"Dua dari tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu sudah ditahan. Namun, mereka bukan tersangka terkait kematian," kata AKBP MP Nainggolan.

NASIONAL | 10 Oktober 2019

Gaya Hidup Pemimpin Muda Picu Perilaku Korupsi

Masalah integritas pemimpin muda perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak.

NASIONAL | 10 Oktober 2019

Ketua MPR Kecam Keras Penusukan Wiranto

Menurut Bamsoet, walaupun kejadian tersebut berdekatan dengan waktu pelantikan Presiden-Wakil Presiden 2019-2024, namun tak perlu didramatisasi berlebihan.

NASIONAL | 10 Oktober 2019


TAG POPULER

# Astrazeneca


# Tol Semarang-Demak


# Movieland Bogor


# Yasonna Laoly


# Berantas Premanisme



TERKINI

Ganjar Tengok Ibu Melahirkan dalam Kondisi Positif Covid-19 di Lereng Gunung Lawu

NASIONAL | 10 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS