Di Bawah Umur, Teduga Teroris Bali Dapat Perlakuan Khusus

Di Bawah Umur, Teduga Teroris Bali Dapat Perlakuan Khusus
Tim Densus 88 Antiteror. ( Foto: Antara )
Farouk Arnaz / FMB Senin, 14 Oktober 2019 | 19:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Polri merilis penangkapan 22 terduga teroris pasca-kecolongan aksi nekat Syahril Alamsyah alias Abu Rara yang menusuk Menko Polhukam Jenderal (pur) Wiranto saat kunjungan kerja di Pandeglang, Banten Kamis (10/10/2019) lalu.

Dair 22 orang tersangka itu, termasuk Abu Rara dan istrinya, FA, ada ZA yang baru berusia 14 tahun. ABG ini diketahui merupakan anggota Jamaah Ansharu Daulah Bali. Dia direkrut ayahnya sendiri, AP.

“Ayahnya adalah AP. Dia ini kelompok Abu Rara. Ada dalam satu kontak (Telegram) menyusun serangan atau amaliyah dan rencana teror di Bali. Dia juga aktif berikan tutor pembuatan bom dengan judul produk Indo yang di-share di kelompok merreka. AP juga mengajak putranya ZA untuk amaliyah,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Senin (14/10/2019).

Wiranto Diserang, Densus Obrak-abrik Jaringan Terduga Teroris

Juga ada barang bukti busur dan anak panah dan perlalatan bom seperti mur dan baut. Komponen itu sudah dikuasai pelaku dan siap digunakan.

Bukan sekali ini saja anak dilibatkan dalam aksi maut. Dalam peristiwa pengeboman di Mapolrestabes Surabaya dan Gereja di Surabaya pada Mei 2018, anak-anak juga dilibatkan orang tua dalam aksi bom maut.



Sumber: BeritaSatu.com