KPK Tangkap Kepala BPJN XII

KPK Tangkap Kepala BPJN XII
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. ( Foto: Antara / Aprillio Akbar )
Fana Suparman / AO Selasa, 15 Oktober 2019 | 23:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Bontang dan Samarinda, Kalimantan Timur, serta Jakarta pada Selasa (15/10/2019). Dalam OTT ini, KPK setidaknya telah mengamankan delapan orang.

Salah satu pihak yang diringkus KPK adalah Kelala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XII, Refly Ruddy Tangkere.

"Sejak siang ini telah ditangkap sekitar delapan orang di Samarinda, Bontang, dan Jakarta. Kepala Balai Pelaksana Jalan Wilayah XII diamankan di Jakarta, sisanya dari unsur PPK dan swasta diamankan di Kaltim," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (15/10/2019) malam.

Para pihak tersebut dibekuk lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap. Febri mengungkapkan, suap ini diduga terkait dengan proyek pekerjaan jalan senilai Rp 155 miliar di BPJN Wilayah XII Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera).

"Kami menduga pemberian dari pihak rekanan atau swasta terkait dengan paket pekerjaan jalan multiyears senilai Rp 155 milyar pada Balai Pelaksana Jalan Wilayah XII Kaltim dan Kaltara - Kempupera," katanya.

Refli Rudy Tangkere yang dibekuk di Jakarta saat ini sedang diperiksa intensif di Gedung KPK. Sementara tujuh orang lainnya yang diringkus di Kaltim sedang diperiksa di Mapolda Kaltim.

"Pihak yang diamankan di Kaltim akan dibawa besok ke Jakarta melalui penerbangan pagi," katanya.

KPK memiliki waktu 1x24 jam setelah OTT untuk menentukan status perkara dan status hukum para pihak yang ditangkap. Febri berjanji informasi lebih rinci mengenai OTT ini akan disampaikan melalui konferensi pers.

"Besok konferensi pers direncanakan akan dilakukan pada sore atau malam hari," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan