Dzumi Eldin Tersangka, Wakil Wali Kota Medan Minta Jajarannya Kooperatif

Dzumi Eldin Tersangka, Wakil Wali Kota Medan Minta Jajarannya Kooperatif
Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin (tengah) mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (17/10/2019). KPK menahan Tengku Dzulmi Eldin karena terlibat dalam kasus dugaan penerimaan suap proyek dan jabatan oleh Wali Kota Medan 2014-2015 dan 2016-2021 serta menyita barang bukti uang sebesar Rp 200 juta. (Foto: ANTARA FOTO / M Risyal Hidayat)
Arnold H Sianturi / CAH Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:11 WIB

Medan, Beritasatucom - Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution meminta seluruh kepala dinas bersikap kooperatif bila dipanggil untuk menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap Wali Kota Medan Dumi Eldin.

"Berikan keterangan dengan sejujur - jujurnya dan jangan berbelit - belit. Kita jangan mempersulit penyelidikan dan tidak boleh menghindari proses penyidikan" ujar Akhyar Nasution di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (17/10/2019).

Akhyar juga menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di bawah naungan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan untuk tetap bekerja sediakala. Kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Medan diharapkan tidak mengurangi etos kerja.

"Seluruh pegawai harus meningkatkan kinerja, khususnya memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Pegawai tidak boleh bermalas - malasan. Kasus yang tengah terjadi harus dijadikan pelajaran untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan," katanya.

Seperti yang diketahui, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, terjaring KPK dalam OTT di Medan. Selain mengamankan Eldin, petugas antirasuah juga menangkap Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari dan Kepala Bagian Protokoler Kota Medan Syamsul Fitri Siregar.

Dalam penangkapan itu, KPK menyita uang bernilai ratusan juta rupiah. Eldin akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan. Dia diduga telah menerima suap sebesar Rp 20 juta setiap bulannya dari jajaran kepala dinas di lingkungan Pemkot Medan. 



Sumber: Suara Pembaruan