Ditahan KPK, Dirut PT INTI: Perjuangan Menghidupkan Perusahaan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ditahan KPK, Dirut PT INTI: Perjuangan Menghidupkan Perusahaan

Jumat, 18 Oktober 2019 | 21:01 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Direktur PT INTI, Darman Mappangara usai diperiksa sebagai tersangka dugaan suap pengadaan pekerjaan Baggage Handling System (BHS) pada PT. Angkasa Pura Propertindo yang digarap PT INTI, Jumat (18/10/2019).

Usai diperiksa, Darman berjanji akan koperatif menjalani proses hukum kasus ini. Dikatakan, persoalan hukum yang dihadapinya saat ini merupakan bagian dari perjuangannya menghidupkan PT INTI yang mengalami kesulitan ekonomi. Untuk itu, Darman meyakini, kebenaran dari perkara ini bakal terungkap dalam proses persidangan nanti.

"Dalam usaha saya berjuang untuk menghidupkan PT INTI, ini harus saya lewati. Semoga Allah beri kekuatan dan kebenaran akan terungkap di persidangan," kata Darman usai diperiksa penyidik di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Saiful Huda, pengacara Darman mengatakan, dalam pemeriksaan hari ini, tim penyidik mengajukan sekitar 35 pertanyaan. Saiful memastikan kliennya koperatif menjalani proses hukum perkara ini.

"Sangat koperatif. Beliau sangat meyakini apa yang dilakukannya untuk memperjuangkan PT INTI," katanya.

Dijelaskan, uang yang diberikan kliennya kepada Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II, Andra Y. Agussalam tidak terkait dengan proyek seperti yang disangkakan KPK. Uang tersebut, katanya merupakan utang piutang antara Andra dan Darman. Hal tersebut telah disampaikan Darman kepada penyidik KPK yang memeriksanya hari ini.

"Klien saya itu diduga memberikan sesuatu kepada Direktur Keuangan Angkasa Pura II dalam proyek BHS. Namun, di dalam pemeriksaan tadi, klien kami itu tidak ada kaitannya dengan uang proyek. Itu pinjaman pribadi antara Direktur Keuangan dan pak Darman," katanya.

Saiful Huda menjelaskan, utang piutang perlu dilakukan karena kondisi keuangan PT INTI sedang terpuruk. Bahkan, PT INTI sudah tidak mampu membayar gaji pegawai.

"Masyarakat umum mungkin sudah tahu kondisi keuangan PT INTI itu sangat sulit. Untuk bayar gaji pun sudah sulit. Sudah sering juga kan kita lihat di media demo-demo pegawai. Yang dimaksud pak Darman itu demi itu karena untuk meminjam ke bank sudah tidak mungkin," katanya.

Darman ditahan KPK di Rutan Mapolres Jakartq Pusat untuk 20 hari ke depan terhitung sejak 18 Oktober 2019. Dengan demikian, Darman setidaknya bakal mendekam di sel tahanan hingga 6 November 2019.

Diketahui, KPK menetapkan Darman Mappangara sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek BHS di PT Angkasa Pura Propertindo, anak usaha PT Angkasa Pura II (PT AP II). Penetapan tersangka terhadap Darman ini merupakan pengembangan dari kasus yang sama yang telah menjerat Direktur Keuangan PT AP II Andra Y. Agussalam dan staf PT INTI Taswin Nur. Darman bersama-sama Taswin diduga menyuap Andra untuk 'mengawal' agar proyek BHS dikerjakan oleh PT. INTI.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Tahan Dirut PT INTI

Darman ditahan di Rutan Mapolres Jakarta Pusat untuk 20 hari ke depan.

NASIONAL | 18 Oktober 2019

Moeldoko: Jokowi Berhasil Bangun Papua dan Papua Barat

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Papua dan Papua Barat terus meningkat dari tahun ke tahun.

NASIONAL | 18 Oktober 2019

Ninoy Ungkap Sosok Pria yang Menginterogasinya

Menurut Ninoy, sosok pria bernama Irshad Ahmad itu melakukan interogasi, mengancam sekaligus memukulinya.

NASIONAL | 18 Oktober 2019

KPK Ingatkan Gubernur Sumut Tak Halangi Proses Hukum

Pasal 21 UU Tipikor memberikan ancaman terhadap pihak yang mencegah, merintangi atau mengagalkan penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan.

NASIONAL | 18 Oktober 2019

Diberi Kacamata, KPK Peringatkan Mulan Jameela

KPK akan menilai apakah pemberian tersebut berkaitan dengan jabatan Mulan sebagai anggota DPR atau tidak

NASIONAL | 18 Oktober 2019

Tim Advokasi Novel Desak Pembentukan TGPF Independen

Tim advokasi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyerahkan surat permohonan informasi perkembangan penanganan perkara kepada Jokowi.

NASIONAL | 18 Oktober 2019

Plt Menkumham Tidak Tahu Alasan Presiden Tolak Teken UU KPK

Plt Menkumham mengakui tidak mengetahui alasan Jokowi tidak menandatangani UU KPK yang baru.

NASIONAL | 18 Oktober 2019

Pemprov Sumut Dukung Pemberantasan Korupsi

Sebelum menghadiri permintaan keterangan, terlebih dahulu melapor kepada Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Cq Kepala Biro Hukum.

NASIONAL | 18 Oktober 2019

Menjaga Indonesia, Masyarakat Diajak Melihat Perbedaan dengan Bijaksana

Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar, menekankan Indonesia ditakdirkan sebagai negara yang tumbuh dengan keberagaman.

NASIONAL | 18 Oktober 2019

Diuji Coba, Kerusakan Bom Rakitan Oknum Dosen IPB Cukup Parah

Puslabfor Mabes Polri sudah melakukan pemeriksaan terhadap 28 bom rakitan yang disita dari kelompok ini.

NASIONAL | 18 Oktober 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS