Posisi Kapolri Lowong, Mabes Polri Tunggu Presiden

Posisi Kapolri Lowong, Mabes Polri Tunggu Presiden
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ( Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah )
Farouk Arnaz / YUD Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri tengah menunggu keputusan Presiden Joko Widodo terkait pengganti Kapolri Pol Jenderal Tito Karnavian yang telah berhenti sebagai Kapolri dan juga telah mengajukan pengakhiran dinas dengan pensiun dini dari korps baju cokelat.

Ini setelah Tito diajak Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin masuk ke dalam kabinet kerja. Jabatan menteri mensyararatkan Tito berstatus sipil sehingga dia harus mundur dan berstatus purnawirawan.

“(Soal posisi Tito) menunggu pengumuman resmi dari bapak Presiden besok yang akan dilanjutkan dengan pelantikan seluruh jajaran kabinet yang baru,” kata Kabag Penum Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Selasa (22/10/1019).

Secara internal, masih kata Asep, tentu sudah ada mekanisme terkait pergantian Tito. Namun semuanya menunggu keputusan yang akan diambil oleh presiden terkait siapa pemegang tongkat komando yang ditinggal Tito.

“Langkah-langkah antisipasi dan perencanaan pasti akan dibuat oleh pihak Polri, tetapi itu semua masih dalam perencanaan, resminya setelah ada pengumuman resmi dari pak Presiden,” sambungnya.

Asisten SDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (22/10/2019) mengatakan jika pengunduran diri Tito memang tengah diproses .

Ini harus dilalui karena jabatan menteri merupakan jabatan politis, sehingga polisi yang duduk harus mundur sebagai polisi.

Ini sama saat mantan Wakapolri Komjen (pur) Syafruddin mengundurkan diri dari Polri sebelum dilantik sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Agustus tahun lalu.

Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto, yang akan pensiun pada Desember nanti, disebut akan menggantikan posisi Tito sementara waktu sebagai Plt Kapolri.

Itu karena proses penunjukan Kapolri definitif memerlukan waktu termasuk proses fit and proper test di DPR.

Tito sudah menjabat Kapolri sejak Juli 2016 atau sudah lebih dari tiga tahun. Dia termasuk Kapolri yang cukup lama menduduki jabatannya.



Sumber: BeritaSatu.com