Polri Bekuk Pelaku Pemeras Modus Bajak Email

Polri Bekuk Pelaku Pemeras Modus Bajak Email
Ilustrasi. ( Foto: istimewa )
Farouk Arnaz / YS Jumat, 25 Oktober 2019 | 17:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Penyidik Subdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Polri meringkus BBA (21) karena melakukan tindak pidana pemerasan dengan cara menyandera data korban atau yang dikenal sebagai ransomware.

Menurut Kasubdit II Dittipidsiber Polri Kombes Rickynaldo Chairul di Mabes Polri Jumat (25/10/2019), tersangka ditangkap pada Jumat pekan lalu di Sleman, DIY.

Modus pelaku adalah menyebarkan atau mengirimkan surat elektronik ke korban. Isinya sebuah link di mana begitu korban mengklik otomatis komputer korban (web mail server) terinstall Cryptolocker.

“Ini menyebabkan system mail server korban, sebuah perusahaan di Amerika Serikat, terenkripsi (semacam terkunci). Untuk membuka tersangka meminta tebusan berupa uang dalam bentuk mata uang crypto currency bitcoin agar system web mail server tersebut bisa berfungsi kembali,” lanjutnya.

Korban tak punya pilihan karena begitu terjebak mengklik akan muncul tampilan berisi pesan apabila korban tidak memperdulikan pesan tersebut data-data korban akan terhapus dalam waktu tiga hari dan korban diminta menghubungi email drinstrumentspayment@gmail.com.

Tersangka juga melakukan tindak pidana lain berupa carding dengan modus membelanjakan kartu kredit orang lain dan memperjual beilikan data kartu kredit orang lain di Darknet.

Atas perbuatannya itu tersangka dikenai Pasal 49 Jo Pasal 33 dan Pasal 48 ayat (1) Jo Pasal 32 ayat (1) dan Pasal 45 ayat (4) Jo Pasal 27 ayat (4) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan ancaman hukuman pidana 10 Tahun Penjara.



Sumber: Suara Pembaruan