Para Pemuda Maluku Dukung Keputusan Pemerintah Soal UU KPK

Para Pemuda Maluku Dukung Keputusan Pemerintah Soal UU KPK
Presiden umumkan soal sejumlah poin yang tidak disetujui dalam draf Revisi UU KPK. ( Foto: Istimewa )
Siprianus Edi Hardum / EHD Senin, 28 Oktober 2019 | 15:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Keputusan pemerintah mengenai Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didukung elemen masyarakat Maluku. Menurut Ketua Pemuda Maluku Indonesia Bersatu (PMIB) cabang Jakarta Selatan, Ferdinand Lasatira apa pun keputusan pemerintah terkait UU tersebut, dipercaya merupakan yang terbaik. "Baik bagi masyarakat, maupun KPK itu sendiri," kata Ferdinand, dalam siaran persnya, Senin (28/10/2019).

Pihaknya yakin, pemerintah tidak sedang menghancurkan bangsa melalui lahirnya UU KPK hasil revisi. Apalagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menegaskan komitmennya terhadap semangat pemberantasan korupsi, serta mengoreksi sejumlah poin yang dianggap melemahkan lembaga antirasuah.

"Pak Jokowi telah menegaskan sikap akan masa depan pemberantasan korupsi di Indonesia. Beliau juga telah melakukan koreksi beberapa poin yang dinilai melemahkan posisi KPK. Harusnya ini cukup," jelasnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat mendukung keputusan pemerintah, dan memberikan kesempatan pimpinan KPK baru bekerja dengan dasar hukum yang juga baru. Jika tak setuju dengan UU KPK, hendaknya penolakan disampaikan secara elegan dan konstitusional.

Di samping itu, Pemuda Maluku Indonesia Bersatu cabang Jakarta Selatan juga mengapresiasi keputusan pemerintahan Jokowi yang menunda pembahasan RKUHP. Mengingat, tidak sedikit pasal di rancangan aturan hukum tersebut yang kontroversial.

"Hal ini membuktikan pemerintah mendengarkan suara rakyat dan berusaha memberikan yang terbaik bagi bangsa. Karena itu seharusnya upaya pemerintah ini juga patut diapresiasi," tandasnya.



Sumber: Suara Pembaruan