Pakar Sarankan Dewas KPK Tak Pernah Dihukum Pidana di Atas 5 Tahun

Pakar Sarankan Dewas KPK Tak Pernah Dihukum Pidana di Atas 5 Tahun
Yenti Garnasih. ( Foto: Antara )
Hotman Siregar / JAS Rabu, 6 November 2019 | 18:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia Yenti Garnasih mengatakan, sesuai pasal 21 UU KPK No.19 Tahun2019, KPK terdiri dari Dewas, Komisioner dan Pegawai. Fungsi dewas untuk mengawasi kinerja, izin penyadapan, menetapkan kode etik serta menyidang kalau ada pelanggarannya.

“Sesuai UU KPK keberadaaan Dewas itu menjadi sangat penting,” ujar Yenti Ganarsih di Jakarta, Rabu (16/11/2019).

Yang terpenting, kata Yenti, meski untuk kali yang pertama ditunjuk langsung Presiden, tetapi sebaiknya kriteria Dewas meski tidak melalui Pansel harus sesuai dengan persyaratan menjadi Dewas yang diatur dalam UU. Bangsa ini, kata dia, harus harus membiasakan diri patuh kepada UU.

Terkait dengan syarat anggota Dewas, Yenti memberi saran setidaknya minimal usia 55 tahun ke atas dan paham atas hukum. Selain itu, tidak pernah dipidana yang ancamannya lima tahun ke atas.

“Selain persyaratan yang lain terkait integritas dan lainnya. Dewas harus memahami masalah korupsi dan tugas KPK,” kata mantan Ketua Pansel KPK itu.



Sumber: Suara Pembaruan