Kasus Desa Fiktif, Mendagri Terjunkan Tim ke Sultra

Kasus Desa Fiktif, Mendagri Terjunkan Tim ke Sultra
Tito Karnavian ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Aichi Halik / AHL Rabu, 6 November 2019 | 21:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, pihaknya telah menerjunkan tim untuk mengusut kasus desa fiktif di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

"Sudah, sudah bergerak, tim kita sudah bergerak ke sana bersama Pemda Provinsi, Kapolda Sultra Pak Merdisyam, sudah tahu juga ini ada empat yang diduga katanya itu fiktif atau nggak ada penduduknya tapi diberikan anggaran, ini kita cek," kata Tito di Mako Brimob Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, Rabu (6/11/2019).

Tito mengatakan, Kemdagri juga bekerja sama dengan pemerintah provinsi untuk mengecek seluruh desa di Indonesia. Jika terbukti ada pelanggaran, Tito meminta Polri mengambil tindakan hukum.

"Mekanismenya selama ini kita serahkan provinsi untuk cek, kita nggak memiliki tangan langsung dari Mendagri yang harus cek 70 ribu desa se-Indonesia, karena itu sudah turun tim dari kita kerja sama dengan tim provinsi, tim gabungan bergabung dengan Polda Sultra," ucap Tito.

"Kalau memang fiktif ada anggaran dan anggaran dipakai padahal nggak ada desanya proses hukum tinggal tindak pidana korupsi, kalau ada pemalsuan KTP fiktif maka pemalsuan KTP kenakan, pidana pemalsuan, saya tekankan pada Kapolda udah tindak aja kalau memang fiktif," imbuh Tito.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa saat ini banyak muncul desa siluman. Desa tersebut muncul tiba-tiba demi mendapatkan alokasi anggaran dana desa yang sudah dijalankan pemerintah.

Hal itu diungkapkan Sri Mulyani saat melaporkan evaluasi kinerja APBN Tahun Anggaran 2019 di ruang rapat Komisi XI DPR RI.

"Kami mendengar ada transfer yang ajaib dari APBN dan muncul desa-desa baru yang tidak berpenghuni, karena melihat jumlah dana yang ditransfer setiap tahunnya," ujar Sri Mulyani di gedung Parlemen, Senayan, Senin (4/11/2019).



Sumber: BeritaSatu TV