Amandemen UUD 45, KY Ingin Eksistensinya Lebih Dipertegas

Amandemen UUD 45, KY Ingin Eksistensinya Lebih Dipertegas
Jaja Ahmad Jayus. ( Foto: Antara )
Markus Junianto Sihaloho / RSAT Kamis, 7 November 2019 | 11:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Yudisial (KY) menginginkan penguatan eksistensinya di dalam Undang-undang Dasar (UUD) 1945, termasuk penguatan perannya dalam proses penegakan hukum. Untuk itu, sebuah upaya komunikasi dilakukan oleh para komisioner KY kepada Wapres Ma'ruf Amin dengan mendatangi Istana Wakil Presiden di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

"Pertama, eksistensi di dalam UUD. Kedua juga mengenai peran dari KY dalam proses penegakan hukum ke depan. Seperti kalau sekarang dalam UU misalnya sifatnya rekomendasi, kalau bisa nanti bersifat final," kata Komisioner KY Jaja Ahmad Jayus.

Jayus mengatakan apa yang disampaikan kepada wapres adalah masalah substansial yang disadari prosesnya akan memakan waktu jangka panjang. Hanya saja, dengan adanya wacana amandemen UUD 1945, pihaknya berharap hal itu bisa jadi perhatian.

"Kalau seandainya itu ada proses perubahan atau amandemen dalam UUD, eksistensi dari KY supaya lebih dipertegas," imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan hasil seleksi calon hakim agung kepada wakil presiden. Pihaknya menyampaikan pada 12 November mendatang,  akan melakukan proses wawancara terhadap para calon hakim agung. Hasilnya lalu akan diserahkan ke DPR.



Sumber: BeritaSatu.com