Rizieq Klaim Dicegah Pulang, Mahfud Ingin Tahu

Rizieq Klaim Dicegah Pulang, Mahfud Ingin Tahu
Mahfud MD. ( Foto: Antara / Jessica Helena Wuysang )
/ YUD Senin, 11 November 2019 | 16:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD meminta agar surat pencegahan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dikirim ke kantornya.

"Saya tidak tahu itu suratnya, suruh kirim kepada sayalah. Kok, hanya di TV gitu," ujar Mahfud kepada wartawan di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Mahfud pun tidak mengetahui surat pencegahan yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi yang diklaim atas rekomendasi pemerintah Indonesia.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini pun mempertanyakan kebenaran surat tersebut.

"Saya ingin tahu itu surat benar apa, apa surat resmi atau berita koran atau apa 'kan gitu cuma diginikan (diperlihatkan) di medsos. Coba suruh kirim copy-nya kepada saya, saya ingin tahu," kata Mahfud.

Ia mengaku selama menjabat sebagai Menko Polhukam tidak pernah melihat surat pencekalan terhadap Habib Rizieq.

"Jadi, sampai saat ini tidak ada. Saya sudah berkantor di sini 3 minggu," tuturnya.

Dalam tayangan di YouTube Front TV, Rizieq mengaku tidak bisa kembali ke Indonesia karena dicegah oleh pemerintah Arab Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia.



Sumber: ANTARA