Korban Penipuan Tak Rela Aset First Travel Dilelang

Korban Penipuan Tak Rela Aset First Travel Dilelang
Kuasa hukum korban jamaah First Travel, Luthfi Yazid, melayangkan keberatan dan somasi terhadap pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri Depok terkait rencana penjualan aset First Travel dan hasilnya akan diserahkan kepada negara. ( Foto: ANTARA )
Ahmad Salman / AIS Senin, 18 November 2019 | 20:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Korban kasus penipuan umrah First Travel mengaku tak rela atas putusan kasasi Mahkamah Agung (MA). Sebelumnya putusan kasasi MA telah menetapkan aset sitaan barang bukti First Travel untuk dilelang.

Sikap tidak ikhlas disampaikan seorang korban penipuan bernama Qomar, belum lama ini. Qomar juga tak setuju jika hasil lelang diserahkan ke negara tanpa memberikan kepada para korban.

Terkait kasus ini Qomar mengalami kerugian mencapai Rp 420 juta. Dia telah mendaftarkan 26 anggota keluarganya untuk berangkat umrah menggunakan jasa First Travel.



Sumber: BeritaSatu TV