Uang Pelicin Pengaturan Skor Persikasi vs Perses Sumedang "Cuma" Rp 12 Juta

Uang Pelicin Pengaturan Skor Persikasi vs Perses Sumedang
Satgas Antimafia Bola menahan enam tersangka kasus dugaan match fixing atau pengaturan skor pertandingan Liga III antara Perses Sumedang dan Persikasi Bekasi, di Stadion Ahmad Yani Sumedang, 6 November 2019 lalu. ( Foto: Beritasatu.com / Bayu Marhaenjati )
Bayu Marhaenjati / FMB Kamis, 28 November 2019 | 15:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Manajemen Persikasi Bekasi diduga menyuap perangkat wasit sebesar Rp 12 juta agar memenangkan laga kontra Perses Sumedang, dalam lanjutan kompetisi Liga III Indonesia, di Stadion Ahmad Yani, Sumedang, Jawa Barat.

"Nominal angkanya kurang lebih Rp 12 juta, tetapi intinya ini sering dilakukan dan masih pendalaman. Masih didalami per orang dapat berapa, wasit utama yang menerima nanti akan dibagi ke perangkat wasit, asisten wasit, pembantu wasit, pengawas. Sehingga akan mempengaruhi hasil pertandingan, dan tentunya fair play tidak terwujud, prestasi yang murni itu tidak bisa terwujud," ujar Kepala Satuan Tugas Antimafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/11/2019).

Satgas Antimafia Bola Tahan 6 Tersangka Pengaturan Skor

Dikatakan Hendro, modusnya ada penawaran, suap, pemberian uang, dan terjadi pengaturan skor dengan harapan ketika Persikasi Bekasi menang, maka dapat naik kasta ke Liga II.

"Inisiatif dari manajemen klub yang ingin memenangkan. Tapi inisiatif tersebut tidak akan terjadi manakala tidak ada orang lain yang mau diajak kerja sama yaitu wasit, termasuk orang-orang dari PSSI yang mengatur wasit. Sehingga terjadi konspirasi jahat untuk memuluskan rencana terjadinya pengaturan skor. Jadi untuk memenangkan, mengatur semuanya hasil akhir skor sehingga Persikasi Bekasi bisa naik ke Liga II," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Satgas Antimafia Bola menangkap enam tersangka terkait kasus dugaan pengaturan skor pertandingan Perses Sumedang kontra Persikasi Bekasi, di Stadion Ahmad Yani, Sumedang, Jawa Barat, 6 November 2019 lalu. Laga itu, berakhir dengan skor 2-3 buat kemenangan tim tamu Persikasi Bekasi.

Para tersangka yang ditangkap berinisial DSP (wasit utama), BTR (manajemen Persikasi Bekasi), HR (manajemen Persikasi Bekasi), MR (perentara), SHB (manajer Persikasi Bekasi), dan DS (komisi penugasan wasit Asprov PSSI Jawa Barat). Keenamnya, telah ditahan di Mapolda Metro Jaya.



Sumber: BeritaSatu.com