Puslabfor Masih Analisa Serpihan Ledakan di Monas

Puslabfor Masih Analisa Serpihan Ledakan di Monas
Anggota Labfor Mabes Polri mengumpulkan barang bukti di TKP ledakan di kawasan Monas, Jakarta, Selasa 3 Desember 2019. ( Foto: Antara Foto / Nova Wahyudi )
Bayu Marhaenjati / FMB Rabu, 4 Desember 2019 | 15:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya, belum bisa memastikan benda yang meledak sehingga mengakibatkan dua anggota TNI mengalami luka-luka, di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa kemarin. Puslabfor Mabes Polri masih memeriksa dan menganalisa bukti-bukti serpihan yang diambil di lokasi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, polisi belum bisa menyimpulkan apa benda yang meledak tersebut. Namun, dugaan sementara benda itu adalah granat asap.

Polisi Kumpulkan Bukti Terkait Ledakan di Monas

"Dari Puslabfor juga masih menyelidiki serpihan-serpihan itu untuk bisa memastikan apakah itu memang granat asap atau yang lain. Tapi dugaan awal, dugaan awal adalah granat asap," ujar Yusri, di Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Sebelumnya diketahui, sebuah ledakan terjadi sekitar pukul 07.15 WIB, di sisi Utara Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019) kemarin. Dugaan sementara, ledakan itu berasal dari granat asap yang ditemukan kedua korban atas nama Serka Fajar dan Praka Gunawan ketika sedang berolahraga, di lokasi.

Serka Fajar mengalami luka di bagian tangan kiri dan kanan, sementara Praka Gunawan menderita luka di bagian paha. Keduanya, sudah dibawa untuk menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto.

Granat Kejut yang Meledak di Monas, Bukan Granat Asap



Sumber: BeritaSatu.com