Otak Bom Medan Ditahan di Jakarta

Otak Bom Medan Ditahan di Jakarta
Petugas Jibom Polda Sumut memusnahkan bom rakitan milik terduga teroris Habibullah di Hamparan Perak. ( Foto: Suara Pembaruan/Arnold Sianturi )
Farouk Arnaz / JEM Kamis, 5 Desember 2019 | 15:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Otak pelaku dibalik aksi Rabbial Muslim Nasution (RMN) yang nekad meledakan dirinya di kantor Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11/2019) lalu dipindah ke Jakarta.

“Diambil alih Densus dan dibawa ke Jakarta,” kata Kapolres Medan Kombes Dadang Hartanto saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (5/12/2019).

Seperti diberitakan bom itu dirakit AP dan Khoir. Keduanya tewas saat disergap polisi pada hari Kamis, 16 November 2019. Unsur utama bom itu adalah black powder.

Semuanya ini adalah low eksplosif atau bom yang memiliki daya ledak rendah nemun demikian bom itu ditambah komponen mematikan saat dirakit.

Yakni menggunakan paku, potongan-potongan besi, yang berbahaya dan bisa mengakibatkan fatal atau meninggal dunia atau minimal luka berat.

Sampai saat ini yang sudah diamankan dalam kasus ini sebanyak 36 orang. 3 tersangka di antaranya meninggal dunia—AP, Khoir, dan RMN— dan 4 orang dilepaskan karena tidak cukup bukti.

Salah satu yang militan berinisial SA yang diduga menjadi guru spiritual dari terduga pelaku bom bunuh diri Rabbial Muslim Nasution yang juga telah diringkus.

 

 



Sumber: BeritaSatu.com