KPK Minta Kabareskrim Segera Laporkan Perkembangan Kasus Novel

KPK Minta Kabareskrim Segera Laporkan Perkembangan Kasus Novel
Novel Baswedan. (Foto: Antara)
Yustinus Paat / FMB Minggu, 8 Desember 2019 | 15:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang meminta Kabareskrim Irjen Polisi Listyo Sigit Prabowo segera menyampaikan perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Menurut Saut, kasus Novel tetap dilaporkan ke KPK meskipun tidak ada perkembangan yang signifikan.

"Kita masih menunggu, kemarin saya sudah menjelaskan juga apapun hasilnya harus dilaporkan, apakah ada kemajuan atau tidak ada kemajuan," kata Saut di sela-sela acara crosscheck bertajuk "Hentikan Diskon Hukuman Koruptor" di Upnormal Coffee, Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta, Minggu (8/12/2019).

Menurut Saut, penyelesaian kasus Novel akan mempengaruhi indeks persepsi korupsi. Karena itu, kata dia, penting agar perkembangan kasus Novel disampaikan ke publik.

"Kalau memang mau menaikkan persepsi korupsi harus masuk ke detial-detailnya, bagaimana kita mendalami kasus ini, kemudian dilaporkan ke majuannya. Sehingga, kita bisa lihat memang dari waktu ke waktu ada kemajuan dengan demikian menuju kepada ditemukannya pelaku," tandas dia.

Publik, kata Saut akan menaruh curiga jika pengungkapan kasus Novel tidak dilakukan secara transparan. Bahkan, tutur dia, bisa berdampak negatif terhadap keseriusan aparat penegak hukum dalam upaya pemberentasan korupsi.

"Jadi kalau itu dilakukan dengan tidak transparan tentu akan orang punya pandangan macam-macam dan itu yang kita tidak mau, lagi-lagi yang dipengaruhi kan persepsi. Sudah persepsinya rendah ya akhirnya kita dinilai sebagai negara yang tidak serius dalam memberantas korupsi," pungkas dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan bakal memanggil Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Senin (9/12) besok. Jokowi memanggil Idham untuk menagih perkembangan penyelesaian kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

"Nanti saya jawab setelah saya dapat laporan dari Kapolri. Senin akan saya undang Kapolri," ujar Jokowi seusai meresmikan Tol Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Tangerang Selatan, Jumat (6/12/2019).



Sumber: Suara Pembaruan