MA Putuskan 20.021 Perkara Tahun 2019

MA Putuskan 20.021 Perkara Tahun 2019
Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali (tengah) bersama Wakil Ketua Bidang Non Yudisial MA Sunarto (kanan) dan Wakil Ketua Bidang Yudisial MA Muhammad Syarifuddin (kiri) menyampaikan refleksi akhir tahun MA 2019 di Kantor MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (27/12/2019). Sepanjang tahun 2019, Mahkamah Agung mencatat terdapat 19.370 perkara yang telah diregister lembaga peradilan atau naik sebesar 13 persen, dan berhasil memutus 20.021 perkara atau meningkat 13,5 persen serta menyisakan 255 perkara untuk segera diputuskan. ( Foto: ANTARA FOTO / Galih Pradipta )
Yustinus Paat / JAS Jumat, 27 Desember 2019 | 20:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Hatta Ali mengatakan pihaknya berhasil memutuskan sebanyak 20.021 perkara sepanjang Tahun 2019. Total beban perkara yang seharusnya diputuskan MA sepanjang Tahun 2019 sebanyak 20.276 perkara.

"Jumlah perkara yang diputuskan meningkat 13,51 persen sehingga kerja keras Mahkamah Agung bisa menekan jumlah sisa perkara menjadi hanya 255 perkara (perkara yang belum diputuskan dari total perkara yang masuk)," ujar Hatta Ali dalam acara Refleksi Akhir Tahun di kantor MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2019).

Hatta mengatakan sisa perkara Tahun 2019 merupakan rekor terbaik yang dicapai MA dalam penanganan perkara setiap tahun. Pada tahun lalu (2018) saja sisa perkara masih di angka 906 perkara.

"Apalagi sisa 255 perkara Tahun 2019 ini masih dinamis karena hingga hari terakhir 2019, Mahkamah Agung masih terus bersidang dan menyelesaikan perkara," tandas dia.

Hatta juga mengatakan jumlah perkara yang diregister juga mengalami peningkatan sebesar 12,91 persen dari Tahun 2018. Jumlah perkara yang teregister di MA sepanjang Tahun 2019 sebanyak 19.370 perkara.

"Peningkatan jumlah ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan juga meningkat," ungkap dia.

Lebih lanjut, Hatta mengatakan, dari sisi waktu penyelesaian perkara sebanyak 96,20 persen di MA dapat diputus dalam waktu kurang dari 3 bulan sesuai dengan SK KMA Nomor 214 Tahun 2014. Capaian tersebut diikuti pula dengan kinerja minutasi/penyelesaian perkara.

"Sebanyak 18.274 perkara telah diminutasi dan dikirim ke pengadilan pengaju. Dari sisi transparansi peradilan, Direktori Putusan telah mengunggah 4.326.850 putusan," pungkas Hatta. 



Sumber: BeritaSatu.com