Kontroversi Penyerang Novel, Kabareskrim: Bakal Diungkap di Sidang

Kontroversi Penyerang Novel, Kabareskrim: Bakal Diungkap di Sidang
Novel Baswedan. ( Foto: Antara )
Farouk Arnaz / YUD Sabtu, 28 Desember 2019 | 11:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo masih menutup mulut saat ditanya motif dua oknum polisi yang diamankan dalam kasus penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

“Terkait motif sampai saat ini kita terus dalami. Apakah ini dilakukan sendiri atau ada yang menyuruh ini masih didalami. Karena semua ini harus dibuktikan dengan fakta,” kata Listyo di PTIK,Sabtu (28/12/2019).

Polisi, masih kata Listyo, bekerja secara cermat dan transparan. Kalau faktanya ada perkembangan mengarah ke tersangka lain,
menyatakan bahwa Mabes Polri tidak memiliki masalah terhadap hal tersebut. 

Namun semuanya harus ada kesesuaian, pembuktian, dan pengecekan keterangan dengan fakta yang ada. Polisi bekerja dengan bukti bukan opini atau persepsi.

“Jadi silahkan ditunggu ini baru permulaan dan kita baru mulai bekerja. Ini masih panjang dan seperti yang disampaikan kapolri semuanya akan dibuka saat disidang,” imbuhnya.

Seperti diberitakan pelaku yang dijadikan tersangka kasus Novel ada dua orang berinisial RM dan RB. Statusnya Polri aktif. Belum juga jelas apakah wajah mereka sama dengan sketsa yang dibuat sebelumnya.

Novel diserang dengan air keras sepulang sholat Subuh dari masjid tak jauh dari rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 April 2017 lalu.

 



Sumber: BeritaSatu.com