Pendekar Pagar Nusa Diingatkan untuk Terus Melawan Berita Bohong di Medsos

Pendekar Pagar Nusa Diingatkan untuk Terus Melawan Berita Bohong di Medsos
Ketua Umum PP Pagar Nusa, Muchamad Nabil Haroen (Foto: Istimewa)
Yustinus Paat / AO Jumat, 3 Januari 2020 | 23:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama M Nabil Haroen mengingatkan pendekar tentang tantangan zaman yang harus diatasi di media sosial (medsos). Pendekar Pagar Nusa ditekankan agar aktif di media sosial untuk melawan berita bohong dan ujaran kebencian.

"Pendekar tidak hanya berlaga di atas matras, di atas pencak dor, tetapi juga di media sosial dan media-media lain," kata pria yang kerap disapa Gus Nabil ini pada pembukaan Kejurnas dan Festival III Pagar Nusa di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Jumat (3/1/2020). Acara yang rencananya berlangsung selama empat hari ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari lahir ke-34 Pagar Nusa.

Gus Nabil juga menegaskan bahwa Pagar Nusa tidak hanya ingin membuat pencak silat dikenal di Indonesia, tetapi juga di dunia. Langkah untuk menuju itu disebutnya mulai terlihat, seperti pada 2019, Pagar Nusa diutus pemerintah untuk mewakili Indonesia di Arab Saudi dan pada kejuaraan di AlJazair.

"Insyallah dari hari ke hari kami akan terus berusaha bagaimana pencak silat bisa menjadi salah satu cabang olahraga di olimpiade tentunya bersama dengan pemerintah dalam hal ini Menteri Pemuda dan Olahraga," kata Gus Nabil.

Pada kesempatan itu, dia mengemukakan bahwa Kejurnas ini diikuti 487 peserta dari 24 kontingen di seluruh Indonesia. Menurut dia, banyaknya pendekar yang menjadi peserta karena pihaknya mengharuskan Pagar Nusa di beebagai daerah untuk mengikuti Kejurnas. Dia menyatakan ada hukuman bagi yang tidak mengikutinya karena dianggap pembinaan pendekar tidak berjalan.

"Kami sangat serius. Jika ada pengurus wilayah yang tidak mengirimkan kontingen walau satu pendekar pun, kepengurusanya akan kami evaluasi," tegasnya.

Dia juga menyatakan bahwa Kejurnas ini sebagai forum soliditas organisasi Pagar Nusa dan pembinaan atlet. "Kejurnas adalah forum yang menunjukkan bahwa Pagar Nusa ada satu dan hanya satu, tidak ada yang lain," ucapnya.

Kejurnas dan festival III ini dibuka Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Hadir pada pembukaan sejumlah pengurus harian PBNU, Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni'am Sholeh , perwakilan Menteri Dalam Negeri, Letnan Jenderal TNI Supriyatno, dan sejumlah dewan khos pendekar Pagar Nusa.



Sumber: Suara Pembaruan