OTT Komisioner KPU, KPK Juga Tangkap Politikus

OTT Komisioner KPU, KPK Juga Tangkap Politikus
Alexander Marwata. (Foto: Antara)
Fana Suparman / CAH Kamis, 9 Januari 2020 | 10:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan dan sejumlah pihak lain dalam operasi tangkap tangan, Rabu (8/1/2020) kemarin. Tak hanya Wahyu, dalam OTT ini, tim Satgas KPK juga menangkap seorang politisi.

"Ada politikus siapa namanya saya belum dapat informasi," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/1/2020) malam.

Alex, sapaan Alexander Marwata masih enggan mengungkap secara rinci identitas maupun tindak pidana yang diduga dilakukan Wahyu dan politikus tersebut hingga diringkus KPK. Alex mengatakan, tim KPK masih terus mendalami kasus ini dengan memeriksa intensif para pihak yang diamankan.

"Proses pemeriksaan masih berjalan, selama proaes pemeriksaan sejauh ini kami belum dapat informasi dari penyelidik," katanya.

Ketua KPU Belum Tahu Pidana yang Disangkakan ke Wahyu Setiawan

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Alex berjanji akan menyampaikan secara rinci OTT tersebut dalam konferensi pers yang rencananya digelar siang ini. KPK juga akan mengundang KPU untuk turut hadir dalam konferensi pers nanti.

"Kami akan melakukan ekspose. Nanti pada saat konpers kita akan mengundang KPU. Biasanya kita kalau dengan lembaga-lembaga itu kita akan undang, dari kpu, konpers bersama. Detailnya besok. Saya sendiri belum dapat informasi secara detail hari ini. Karena masih didalami terus," kata Alex.

Sementara Plt Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan, terdapat delapan orang yang sedang diperiksa KPK terkait OTT tersebut. Saat ini para pihak tersebut masih diperiksa intensif.

KPU Pastikan OTT Komisioner KPU Tak Ganggu Pilkada 2020

"Saat ini sudah ada delapan orang yang diperiksa. Tim Lidik masih bekerja," kata Ali saat dikonfirmasi.

Belum diketahui secara rinci politikus yang turut diamankan dalam OTT ini. Namun, berdasar informasi, terdapat calon anggota legislatif dari partai berkuasa yang turut diamankan. Politikus tersebut diduga memberikan suap kepada Wahyu terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR.

"Suap terkait PAW," kata seorang sumber. 



Sumber: Suara Pembaruan