Kasus Pencemaran Nama Baik, Polisi Selidiki Akun @digeeembok

Kasus Pencemaran Nama Baik, Polisi Selidiki Akun @digeeembok
Ilustrasi. (Foto: AFP/EMMANUEL DUNAND)
Bayu Marhaenjati / YUD Selasa, 14 Januari 2020 | 15:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi masih menyelidiki siapa pemilik akun Twitter @digeeembok, yang dilaporkan petinggi dan pramugari Garuda Indonesia, terkait kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

"Masih dalam penyelidikan. Nanti (kalau sudah diketahui) akan kita lakukan pemeriksaan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (14/1/2020).

Diketahui sebelumnya, Vice Presiden Cabin Crew PT Garuda Indonesia Roni Eka melaporkan pemilik akun Twitter @digeeembok, ke Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, 6 Desember 2019 lalu. Lantaran, akun itu memposting cuitan berseri yang menyebut Roni sebagai "germo", termasuk menuding ijazahnya didapatkan dengan membeli.

Selain Roni, pramugari Garuda Indonesia Siwi Widi Purwanti, melalui pengacaranya, juga telah membuat laporan kasus dugaan pencemaran nama baik, yang diduga dilakukan pemilik akun Twitter @digeeembok ke Polda Metro Jaya. Siwi meradang karena disebut sebagai "gundik" atau simpanan salah satu petinggi maskapai Garuda Indonesia.

Laporannya tercacat dalam nomor LP/ 8420/ XII/ 2019/ PMJ/ Dit. Reskrimsus, tertanggal 28 Desember 2019, terkait kasus pencemaran nama baik melalui media elektronik yang diatur Pasal 27 ayat 3 Juncto Pasal 43 ayat 3 Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 soal perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP.



Sumber: BeritaSatu.com