Polri Kontak Singapura Bantu Tangkap Harun Masiku

Polri Kontak Singapura Bantu Tangkap Harun Masiku
Ilustrasi ( Foto: BSMH )
Farouk Arnaz / WBP Rabu, 15 Januari 2020 | 18:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Mabes Polri akan menindaklanjuti permintaan KPK untuk menangkap kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Harun Masiku yang menjadi tersangka kasus dugaan suap terhadap mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

“Berkaitan dengan caleg PDIP Harun Masiku, tentunya yang bersangkutan sudah ada di negara orang yang memiliki aturan yang berbeda. Singapura belum ada ekstradisi dengan Indonesia. Tapi kita ada mutual legal assistance di UU Nomor 1 tahun 2006 tentang bantuan timbal balik dalam masalah pidana,” kata Karo Penmas Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Polri akan berkomunikasi dengan Singapura bahwa Indonesia mencari seseorang di negara tersebut. Polisi tetap mem-backup penuh untuk mencari Harun.

Seperti diberitakan, Wahyu dijadikan tersangka karena diduga menerima suap setelah berjanji menetapkan Harun Masiku sebagai anggota DPR terpilih melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW).

KPK menyebut Wahyu telah menerima uang senilai Rp 600 juta, dari Rp 900 juta yang diminta, dari Harun dan sumber dana lainnya yang belum diketahui identitasnya.

KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Selain Wahyu dan Harun, KPK juga menetapkan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)—yang juga orang kepercayaan Wahyu—Agustiani Tio Fridelina dan pihak swasta bernama Saeful.



Sumber: BeritaSatu.com