Kasus Asabri, Polri Bentuk Tim Gabungan

Kasus Asabri, Polri Bentuk Tim Gabungan
Ilustrasi Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri). ( Foto: Wikimedia )
Farouk Arnaz / YUD Jumat, 17 Januari 2020 | 16:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Idham Azis membentuk tim gabungan untuk menyelidki dugaan korupsi yang terjadi pada PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau PT Asabri.

“Tim gabungan dari Dittipikor Bareskrim dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk melakukan langkah-langkah verifikasi dan penyelidikan dan akan dilakukan pengecekan terhadap perkembangan berikutnya,” kata Idham melalui keterangan tertulis, Jumat (17/1/2020).

Tahap saat ini baru ke proses verifikasi, penyelidikan yang tentu saja langkah-langkah dan progresnya yang akan dilihat ke depan.

“Masih dikerjakan langsung oleh tim yang dipimpin Kabareskrim,” sambungnya.

Seperti diberitakan asuransi BUMN ini dikabarkan tekor hingga Rp 10 triliun akibat salah kelola dana penempatan dan kurang hati-hati.

PT Asabri merupakan BUMN yang 100 persen sahamnya dikuasai pemerintah. Produk asuransinya diperuntukkan untuk seluruh prajurit TNI, anggota Polri, dan PNS di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Polri.

Disisi lain Direktur Utama Asabri Sonny Widjaja membantah tudingan korupsi tersebut. Dia menegaskan akan menempuh jalur hukum dan menuntut pihak-pihak yang mengakibatkan kegaduhan.



Sumber: BeritaSatu.com