Bantu Tangkap Harun Masiku, Polri Gandeng Interpol

Bantu Tangkap Harun Masiku, Polri Gandeng Interpol
Jenderal Idham Azis. ( Foto: Antara )
Farouk Arnaz / YUD Jumat, 17 Januari 2020 | 17:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Mabes Polri akan menggandeng Interpol jika ada permintaan KPK untuk menangkap kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Harun Masiku.

Harun diduga berada di Singapura dan telah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap terhadap mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

“Pada prinsipnya Polri tentu akan memberikan bantuan apabila nanti rekan-rekan KPK meminta tolong kepada Polri untuk berkoordinasi. Polri juga nanti akan melanjutkan itu ke Interpol,” kata Kapolri Jenderal Idham Azis di Mabes Polri, Jumat (17/1/2020).

Seperti diberitakan, Wahyu dijadikan tersangka karena diduga menerima suap setelah berjanji untuk menetapkan Harun Masiku sebagai anggota DPR terpilih melalui mekanisme PAW.

KPK menyebut Wahyu telah menerima uang senilai Rp 600 juta, dari Rp 900 juta yang diminta, dari Harun dan sumber dana lainnya yang belum diketahui identitasnya.

KPK menetapkan total empat tersangka dalam kasus ini. Selain Wahyu dan Harun, KPK juga menetapkan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)—yang juga orang kepercayaan Wahyu—Agustiani Tio Fridelina dan pihak swasta bernama Saeful.

Sebelumnya Karo Penmas Polri Brigjen Argo Yuwono telah menyebut jika KPK telah resmi meminta bantuan Polri mencari Harun dan Polri akan menggunakan jalur Mutual Legal Assitance.



Sumber: BeritaSatu.com