Dentons-HPRP Law Firm Gelar Seminar Omnibus Law

Dentons-HPRP Law Firm Gelar Seminar Omnibus Law
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyampaikan pidato pada acara diskusi panel "Law and Regulations Outlook 2020: The Future of Doing Bussiness in Indonesia" di Jakarta, Rabu (22/1/2020). Diskusi panel yang diselenggarakan kantor hukum Dentons HPRP tersebut membahas perubahan, tantangan, dan kesempatan bagi para pelaku usaha di Indonesia. ( Foto: Antara Foto / Indrianto Eko Suwarso )
/ YUD Rabu, 22 Januari 2020 | 20:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah selama 30 tahun berkiprah di bidang hukum corporate Hanafiah Ponggawa dan Partner (HPRP) saat ini telah memiliki 94 pengacara. Firma hukum ini berawal dari lima pengacara pada saat mulai berdiri pada tahun 1990 dan telah berkembang menjadi lima besar firma hukum di Indonesia.

Seiring dengan perkembangan industri layanan hukum, pada tahun 2018 akhirnya kantor hukum ini bergabung dengan jaringan Dentons yang merupakan salah satu kantor hukum terbesar pada skala global dengan lebih dari 10.000 pengacara yang berpraktik di lebih dari 78 negara.

"Berawal pada tahun 1990 dengan lima pengacara dan terus berkembang sudah 30 tahun kami berdiri sekarang memiliki 94 orang lawyer di Hanafiah Ponggawa dan Partner," kata Constant Ponggawa, Managing Partner Dentons HPRP, di Hotel Shangri-la, Jakarta, Rabu (22/1/20).

"Pada dua tahun yang lalu, kami telah melakukan kerja sama yang strategis dengan Dentons, salah satu dari lima law firm terbesar di dunia agar kami bisa menambah dan memberikan wawasan yang lebih luas kepada klien -klien kami yang berinvestasi ke luar negeri maupun investasi klien daru luar negeri ke Indonesia," imbuh Constant.

Hanafiah Ponggawa dan Partners dalam rangka ulang tahunnya ke 30 tahun hari ini menggelar seminar Law and the Regulations Outlook 2020 dengan pembicara pembuka Menteri koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD terkait Omnibus Law dan diskusi rencana pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur.

"Dalam.perjalanan kami selama 30 tahun di Indonesia semoga dapat memberikan sumbangsih lebih banyak lagi bagi bangsa dan negara bangsa dari segi pelayanan hukum," tutup Constant.



Sumber: BeritaSatu.com