Hasto Kristiyanto Penuhi Panggilan KPK

Hasto Kristiyanto Penuhi Panggilan KPK
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memenuhi panggilan KPK guna menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (24/1/2020). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Yeremia Sukoyo / WBP Jumat, 24 Januari 2020 | 10:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi tersangka Wahyu Setiawan terkait kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dari PDIP.

Hasto tiba di Gedung Merah Putih dengan didampingi ajudan. Dalam kesempatan itu Hasto menyampaikan kehadirannya di KPK sebagai salah satu bentuk tanggung jawab.

"Hari ini saya memenuhi tanggung jawab warga negara dalam menjaga marwah KPK memenuhi undangan untuk hadir sebagai saksi," kata Hasto Kristiyanto, di Gedung KPK Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Ini Syarat bagi Harun Masiku jika Ingin Dilindungi LPSK

Hasto sendiri mengakui kehadirannya ke KPK sebagai saksi untuk mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. "Terhadap dugaan apa yang terjadi kepada mantan komisioner KPU, saudara Wahyu," ujar Hasto Kristiyanto.

Harun Belum Ditangkap, KPK Yakin Bisa Kembangkan Kasus Suap

Hasto mengaku belum tahu maksud KPK yang meminta kesaksiannya. Namun dia berjanji akan menjelaskan proses pemeriksaan sebagai saksi setelah usai pemeriksaan.

Dalam kasus itu sendiri, KPK telah menetapkan empat orang tersangka. Masing-masing mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, seorang pihak swasta bernama Saeful dan caleg PDIP Harun Masiku.

Sebanyak tiga dari empat tersangka sudah ditahan untuk kepentingan penyidikan. Sementara untuk tersangka Harun hingga kini belum diketahui keberadaannya.



Sumber: Suara Pembaruan