KPK Dijadwalkan Periksa Ketua KPU

KPK Dijadwalkan Periksa Ketua KPU
Arief Budiman. (Foto: Antara)
Fana Suparman / AB Selasa, 28 Januari 2020 | 11:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, Selasa (28/1/2020). Arief bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap penetapan anggota DPR pergantian antar-waktu (PAW) dari PDIP yang menjerat mantan komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Pemeriksaan terhadap Arief dibutuhkan penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka kader PDIP, Saeful Bahri.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SAE," kata Pelaksana Tugas (Plt) Jubir KPK, Ali Fikri.

Tak hanya Arief, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan kmisioner KPU, Viryan Arief, bagian legal VIP Money Changer, Carolina,  Kabag Umum KPU, Yayu Yuliana, Kabiro Tekhnis KPU, Nur Syarifah, serta Kasubag Pemungutan, Perhitungan Suara, dan Penetapan Hasil Pemilu KPU, Andi Bagus Makawaru. Mereka juga akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Saeful Bahri.

"Mereka juga diperiksa sebagai saksi guna penyidikan tersangka SAE," kata Ali.

KPK telah menetapkan Wahyu Setiawan, caleg PDIP Harun Masiku, mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, dan Saeful sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait PAW anggota DPR. Wahyu dan Agustiani diduga menerima suap dari Harun dan Saeful sekitar Rp 900 juta. Suap itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP, Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia. Tiga dari empat tersangka kasus ini telah mendekam di sel tahanan, sementara Harun Masiku masih buron hingga kini.



Sumber: Suara Pembaruan