Informasi DPO Harun Masiku Disebar hingga Polres

Informasi DPO Harun Masiku Disebar hingga Polres
Harun Masiku (Foto: istimewa)
Farouk Arnaz / FMB Rabu, 5 Februari 2020 | 15:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan jika pihaknya masih membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengejar politisi PDIP Harun Masiku yang masih buron hingga saat ini.

“Daftar Pencarian Orangnya (DPO) sudah saya perintahkan Kabareskrim untuk mengirim ke seluruh Polda. Ada 34 Polda dan 504 Polres. Sudah sampai sehingga seluruh anggota Polri seluruh Indonesia sudah memegang DPO tersangka Harun Masiku,” kata Kapolri Jenderal Idham Azis Rabu (5/2/2020) di Jasa Raharja.

Jika ada anggota Polri yang menemukan Masiku, tentu akan diserahkan kepada KPK karena Polri sifatnya memberikan bantuan kepada KPK, berdasarkan surat yang diberikan kepada Polri.

Seperti diberitakan, polisi mengaku pencarian telah dilakukan hingga ke ke rumah pribadi Harun di Gowa, Sulawesi Selatan, namun yang bersangkutan tidak ada.

Harun awalnya diduga ada di Singapura namun kemudian diralat dia ada di Indonesia. Dia telah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap terhadap mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

KPK menyebut Wahyu telah menerima uang senilai Rp 600 juta dari Rp 900 juta yang diminta dari Harun dan sumber dana lainnya yang belum diketahui identitasnya.

KPK menetapkan total empat tersangka dalam kasus ini. Selain Wahyu dan Harun, KPK juga menetapkan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) —yang juga orang kepercayaan Wahyu— Agustiani Tio Fridelina dan pihak swasta bernama Saeful.



Sumber: BeritaSatu.com