Kasus Korupsi Pelindo II, KPK Periksa Dirut PT Antam

Kasus Korupsi Pelindo II, KPK Periksa Dirut PT Antam
Mantan Direktur Operasi PT Pelindo II Dana Amin bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/2/2020). KPK memeriksa Dana Amin sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II untuk tersangka mantan Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino. ( Foto: ANTARA FOTO / Aprillio Akbar )
Fana Suparman / JAS Senin, 17 Februari 2020 | 10:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Dana Amin, Senin (17/2/2020).

Dana bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino atau RJ Lino. Pemeriksaan ini dilakukan tim penyidik dalam kapasitas Dana Amin sebagai Direktur Operasi Pelindo II periode Februari 2012 - Mei 2016.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RJL (RJ Lino)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri, Senin (17/2/2020).

Dalam kasus ini, KPK menyangka Lino telah melawan hukum dan menyalahgunakan wewenangnya sebagai Dirut PT Pelindo II untuk memperkaya diri sendiri, orang lain dan atau korporasi dengan memerintahkan penunjukan langsung perusahaan asal Tiongkok, Wuxi Huangdong Heavy Machinery (HDHM) sebagai pelaksana proyek pengadaan tiga unit QCC di PT Pelindo II.

kpk telah mengusut kasus ini sejak akhir 2015 lalu. Namun, hingga saat ini, KPK belum juga merampungkan penyidikan. Bahkan, KPK belum menahan RJ Lino. RJ Lino yang terakhir diperiksa pada 23 Januari 2020 masih menghirup udara bebas. 



Sumber: BeritaSatu.com