Eks Dirut PT Inti Dituntut 3 Tahun Penjara

Eks Dirut PT Inti Dituntut 3 Tahun Penjara
Direktur PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Darman Mappangara. ( Foto: Antara Foto / Aprillio Akbar )
Fana Suparman / JAS Senin, 17 Februari 2020 | 16:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut mantan Direktur Utama (Dirut) PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Inti) Darman Mappangara untuk dihukum tiga tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider lima bulan kurungan.

Jaksa meyakini, Darman terbukti memberikan suap kepada mantan Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II (PT AP II), Andra Y Agussalam terkait proyek pengerjaan Semi-Baggage Handling System (BHS) di PT Angkasa Pura Propertindo (APP), anak usaha PT AP II.

"Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata Jaksa Khaerudin saat membacakan surat tuntutan terhadap Darman di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (17/2/2020).

Jaksa meyakini Darman telah menyuap Andra USD 71.000 dan SGD 96.700 agar PT Inti menjadi pelaksana pekerjaan pemasangan Semi-BHS.
Dalam menjatuhkan tuntutan ini, Jaksa KPK mempertimbangkan sejumlah hal yang meringankan dan memberatkan Darman.

Untuk hal yang memberatkan, Jaksa menilai Darman selaku Direksi BUMM telah mengabaikan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam menjalankan usahanya. Bahkan, menyalahgunakan wewenang yang diberikan kepadanya untuk melakukan kejahatan.

"Terdakwa terbukti merupakan pelaku yang aktif dan melibatkan orang lain dalam melakukan kejahatan, terdakwa berusaha menutupi kejahatannya seolah-olah sebagai pembayaran utang-piutang. Terdakwa tidak mengakui dan menyesali perbuatannya," tegas Jaksa Khaerudin.

Sementara itu, untuk hal yang meringankan, Darman disebut belum pernah menjalani hukuman pidana.

"Untuk hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com