KPK dan BPIP Sepakat Gencarkan Sosialisasi Nilai Pancasila

KPK dan BPIP Sepakat Gencarkan Sosialisasi Nilai Pancasila
Kepala BPIP Yudian Wahyudi seusai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Presiden, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Februari 2020. ( Foto: Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun )
Fana Suparman / FER Senin, 17 Februari 2020 | 20:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sepakat menjalin kerja sama di bidang pendidikan untuk membumikan nilai-nilai Pancasila.

Mahfud MD: Penataran P4 Akan Dihidupkan Kembali

Untuk jangka pendek, kedua lembaga ini akan bekerja sama menyosialisasikan sembilan nilai integritas melalui berbagai medium kepada generasi milenial.

"Sore ini dari BPIP datang ke KPK untuk melakukan kerjasama. Kerjasama itu kira-kira akan melakukan satu long term itu yang namanya kependidikan. Untuk yang short term yaitu sosialiasi atau kampanye tentang pembumian Pancasila ke dalam kehidupan terutama ke teman-teman milenial," kata Kepala BPIP, Yudian Wahyudi di Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Menurut mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengarahkan kepada BPIP agar Pancasila tidak hanya sekadar teori. Pancasila, kata Yudian, harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dan langsung dirasakan masyarakat.

"Disini akan dilakukan tindaklanjut kerjasama pembuatan semacam film pendek, melalui musik, olahraga, kuliner, yang nantinya akan disesuaikan dengan kerja sama teknis paling lambat senin depan. Tapi diharapkan Jumat depan akan dilakukan rapat bersama lagi disini. Tapi paling lama hari senin," bebernya.

BPIP Antisipasi Pergeseran Nilai Pancasila Generasi Muda

Hal senada juga diungkapkan Staf Khusus (Stafsus) Dewan Pengarah BPIP, Romo Benny Susetyo. BPIP dan KPK nantinya akan berkolaborasi dalam mengadopsi sembilai nilai integritas. Menurutnya, sembilan nilai integritas yang dianut KPK, yakni jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil selaras dengan nilai-nilai Pancasila.

"Kerja sama ini kita ingin bagaimana hidup bersih, hidup jujur, sembilan nilai KPK itu juga bagian dari Pancasila. Kita sepakati nanti bagaimana generasi milenial itukan generasi yang kreatif dan inovatif. Nantinya kita kan bikin sayembara film pendek yang mengarahkan pada kesadaran hidup jujur antikorupsi itu bagian pengamalan dari sila-sila Pancasila," kata Romo Benny.

Dalam kesempatan ini, Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan menjelaskan, program BPIP sejalan dengan pendidikan antikorupsi yang selama ini sudah dijalankan oleh Lembaga Antikorupsi. Untuk itu, KPK dan BPIP akan membuat kesepakatan terkait program ini.

"Jadi tadi kita sepakati bahwa nanti kita akan punya MoU menanamkan nilai untuk program jangka panjang, karena KPK sekarang sudah strateginya lewat insersi, nanti dengan BPIP kita formulasikan seperti apa dia masuk di mata kuliah atau mata pelajaran," kata Pahala.



Sumber: BeritaSatu.com