1.632 Orang Jadi Pasien di Klinik Aborsi Ilegal

1.632 Orang Jadi Pasien di Klinik Aborsi Ilegal
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus memberikan keterangan pers di lokasi klinik aborsi ilegal, Jumat, 14 Februari 2020. ( Foto: Beritasatu.com/Bayu Marhaenjati )
Ahmad Salman / AIS Rabu, 19 Februari 2020 | 19:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya menyebut 1.632 orang menjadi pasien di klinik aborsi ilegal di kawasan Paseban, Senen, Jakarta. Umumnya pasien berusia prodktif mulai 24 tahun ke bawah.

Dari hasil penyelidikan sebanyak 1.632 orang mendatangi klinik, dengan rincian 903 pasien telah menggugurkan janin. Tercatat keuntungan yang diperoleh selama beroperasi selama 21 bulan mencapai Rp 5,5 miliar.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menambahkan rata-rata pasien yang menggugurkan janin hamil di luar nikah.

Saat ini Polda Metro Jaya mengaku sempat terkendala karena data pasien tidak lengkap.



Sumber: Beritasatu TV