Soal Omnibus Law, Jokowi: Pemerintah Terbuka Terima Kritik dan Saran

Soal Omnibus Law, Jokowi: Pemerintah Terbuka Terima Kritik dan Saran
Joko Widodo memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Selasa (11/2/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia )
Ahmad Salman / YTB Kamis, 20 Februari 2020 | 21:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah dan DPR masih sangat terbuka menerima kritik dan saran terkait pembahasan draf omnibus law. Pemerintah menegaskan undang-undang tak bisa diubah dengan peraturan pemerintah atau PP sebagaimana tercantum dalam pasal 170 Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja.

“Pemerintah membuka seluas-luasnya masukkan-masukkan lewat dengar pendapat. Wong satu per satu belum dilihat sudah dikritik, sekali lagi ini belum undang-undang loh ya,” jelas Presiden Jokowi dikutip Prime Time, Kamis (20/2/2020).

Dengan demikian Jokowi meminta semua pihak bersabar menunggu hasil dari draf omnibus law Cipta Lapangan Kerja. Sebab draf yang diajukan harus benar-benar dipelajari dan diteliti sebelum disahkan menjadi undang-undang.

“Pemerintah dan DPR selalu terbuka ini masih baru awal. Mungkin masih tiga empat bulan baru selesai atau lima bulan baru selesai,” kata Presiden Jokowi.