Peradi Versi Juniver Girsang Bakal Gelar Munas III

Peradi Versi Juniver Girsang Bakal Gelar Munas III
Juniver Girsang. ( Foto: BSMH )
Fana Suparman / WM Senin, 24 Februari 2020 | 20:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) di bawah kepengurusan Juniver Girsang bakal menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III Peradi Suara Advokat Indonesia (SAI) di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta pada 28 Februari 2020 hingga 1 Maret 2020.

Dalam Munas ini bakal digelar pemilihan Ketua Umum DPN Peradi 2020-2025. Berdasar informasi hingga saat ini terdapat empat kandidat yang akan maju, yakni petahana Juniver Girsang, Harry Ponto, Hasanudin Nasutian dan Patra Zen.

"Munas III memberikan kesempatan kepada peserta Munas untuk menggunakan hak suaranya secara langsung (One Person One Vote/OPOV) dalam pemilihan Ketua Umum Peradi 2020-2025," kata Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan (Organizing Committee/OC) Munas III Peradi SAI, Patricia Lestari, dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Patricia menyatakan, pihaknya telah mempersiapkan materi dan fasilitas penyelenggaraan Munas yang berbasis pada Information Technology (IT). Hal ini sejalan dengan tema yang diusung dalam Munas Tahun 2020, yakni 'Advokat Pada Era Industri 4.0.

Dikatakan pendaftaran Peserta Munas III dapat dilakukan dengan mengunduh Formulir Peserta Munas III pada laman peradi.org. Peserta yang telah melakukan pendaftaran akan menerima ID Card yang dilengkapi dengan Barcode.

Dikatakan, peserta yang telah memiliki ID Card tidak perlu lagi antre ketika registrasi ulang, melainkan cukup dengan menempelkannya di Barcode Scanner yang telah disediakan oleh panitia.

Kemudahan dengan memanfaatkan IT juga dapat dirasakan para peserta saat pelaksanaan pemilihan Ketua Umum yang merupakan puncak acara dalam Munas III Peradi.

Dituturkan, setiap peserta akan menggunakan hak suaranya secara e-voting serentak.

"Dengan menggunakan handphone (HP) masing-masing atau Tablet yang disediakan oleh OC," katanya.

Patricia meyakini e-voting akan menjadikan proses pemilihan serta hasilnya menjadi efisien, transparan, dan akurat.Rekapitulasi jumlah suara akan terpampang secara langsung (real time) pada layar besar (LED screen).

Tak hanya itu, panitia juga telah mempersiapkan langkah-langkah antisipatif jika terjadi gangguan pada sinyal jaringan HP.

Dikatakan, jika sinyalnya lemah, peserta dapat melakukan voting dengan menggunakan Tablet yang tersambung dengan perangkat komputer Panitia Pelaksana sehingga proses pemilihan dapat tetap berlangsung.

"Tata cara e-voting akan terus disosialisasikan kepada para anggota Peradi melalui e-mail, Whatsapp, dan SMS Blast sampai menjelang pelaksanaan Munas," katanya.

Lebih jauh, Patricia mengatakan seluruh kegiatan Munas III ini akan disiarkan secara live streaming yang dapat disaksikan melalui media internet dan diikuti melalui platform Facebook dan Youtube.

Siaran langsung ini bertujuan untuk memberitakan kepada anggota Peradi SAI yang berhalangan hadir maupun masyarakat luas agar dapat mengikuti jalannya Munas III Peradi SAI secara utuh dan menyeluruh.

"Simulasi penggunaan perangkat berbasis IT pada Munas III tersebut telah dilakukan oleh Panitia Pelaksana pada tanggal 18 Februari 2020," katanya.

Patricia mengatakan, DPN Peradi telah mencanangkan mekanisme e-voting menjadi prosedur tetap (protap) pada Munas-Munas berikutnya.

Menurutnya, para advokat sudah seharusnya menguasai dan memanfaatkan IT dalam menjalankan tugasnya.

"Sesungguhnya dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 maka Peradi dan Advokat sudah selayaknya menguasai IT dan memanfaatkan perkembangannya agar memudahkan pekerjaan dan kehidupan di dunia hukum, dan bukan untuk kebalikannya," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com