Pandemi Corona, KPK Ubah SOP Pemeriksaan Saksi

Pandemi Corona, KPK Ubah SOP Pemeriksaan Saksi
Nurul Ghufron. ( Foto: Antara )
Fana F Suparman / FER Senin, 23 Maret 2020 | 18:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tetap menjalankan fungsi penindakan dengan terus mengusut kasus-kasus korupsi yang berada di tahap penyidikan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Hal ini lantaran pengusutan kasus korupsi dibatasi masa penahanan tersangka.

Baca Juga: Pelaku Korupsi Saat Wabah Corona Diancam Pidana Mati

Meski demikian, dalam menjalankan fungsinya ini, KPK mengubah standar operasional prosedur (SOP) terutama dalam memeriksa saksi.

"Kami telah membekali dengan SOP dan bahan-bahan untuk membersihkan diri dari virus corona," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron saat dikonfirmasi, Senin (23/3/2020).

Ghufron menjelaskan, pihaknya memindahkan ruang pemeriksaan saksi yang lebih luas. Pihak pemeriksa dan saksi juga dipisahkan dengan dinding yang transparan.

"SOP dimaksud misalnya untuk pemeriksaan saksi sekarang tidak lagi di ruang pemeriksaan yang lama namun ditempatkan secara terpisah antara pemeriksa dengan saksi yang dipanggil dibuat terpisah dengan dinding yang transparan dan pengeras suara dan lain-lain sesuai tindak dan giat KPK lainnya," katanya.

Baca Juga: Antisipasi Virus Corona, Mudik Gratis Ditiadakan

Selain itu, kata Ghufron, setiap orang yang masuk gedung KPK, baik pegawai maupun saksi atau pihak lainnya akan diperiksa suhu tubuhnya. KPK juga menyediakan hand sanitizer. "Dan di setiap lift dan pintu masuk disediakan bahan-bahan untuk membersihkan diri dari virus corona," katanya.

Sementara, bagi pegawai yang bisa mengerjakan tugasnya di rumah, KPK telah memberlakukan sistem work from home atau bekerja dari rumah.

Pelaksana tugas (Plt) Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan, proses pemeriksaan saksi maupun fungsi penindakan lain tetap dijalankan KPK. Hal ini lantaran adanya ketentuan aturan perundang-undangan yang membatasi masa penahanan tersangka, penyelesaian berkas perkara, pelimpahan perkara dan penyelesaian perkara pada tahap persidangan.

Meski demikian, Ali Fikri memastikan, tugas-tugas tersebut dijalankan KPK dengan sejumlah penyesuaian terhadap protokol pencegahan penyebaran virus corona.

"Kegiatan penindakan KPK masih tetap dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi. Tentu dengan penyesuaian dan tetap waspada terhadap penyebaran wabah virus corona," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com