Setia Untung Arimuladi Jabat Wakil Jaksa Agung Definitif

Setia Untung Arimuladi Jabat Wakil Jaksa Agung Definitif
Setia Untung Arimuladi. (Foto: istimewa)
Yeremia Sukoyo / CAH Rabu, 29 April 2020 | 19:36 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Agung Burhanuddin mengumumkan secara resmi pengganti almarhum Arminsyah, sebagai Wakil Jaksa Agung. Pengumuman disampaikan berdasarkan surat Keputusan Presiden RI. (Keppres) Nomor: 76/TPA Tahun 2020 tanggal 27 April 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari Dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Di Lingkungan Kejaksaan Agung.

"Mengangkat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya terhitung sejak saat pelantikan, masing masing Setia Untung Arimuladi, SH. M.Hum sebagai Wakil Jaksa Agung," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono, di Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Sebelumnya, Setia Untung Arimuladi menjabat Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan Agung. Di samping mengumumkan pejabat definitif Wakil Jaksa Agung, diumumkan juga pejabat definitif Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI dan Staf Ahli Jaksa Agung RI bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Baca JugaWakil Jaksa Agung Alami Kecelakaan Tunggal di Tol Jagorawi

Yakni Tony Tribagus Spontana, sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung dan Fadil Zumhana sebagai Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Sesuai dengan Keppres, para pejabat tersebut akan melaksanakan tugasnya terhitung sejak saat pelantikan. Pelantikan itu sendiri akan dilakukan secara terbatas pada Senin (4/5/2020) di Aula Baharuddin Lopa Kejaksaan Agung.

Baca JugaWakil Jaksa Agung Meninggal Akibat Kecelakaan di Tol Jagorawi

"Mengingat waktu pelaksanaan pelantikan masih dalam masa darurat pandemik Covid 19, maka guna mendukung upaya pencegahan penyebaran dan penularan Covid 19, upacara pelatikan akan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan di masa pandemik," ucap Hari.

Jaksa Agung Burhanuddin sendiri berharap, dengan telah ditetapkannya jabatan Wakil Jaksa Agung definitif, dapat meningkatkan jalannya roda organisasi Kejaksaan. Selanjutnya juga dapat lebih ditingkatkan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan yang diberikan oleh Undang Undang.

 



Sumber: BeritaSatu.com