Presiden Lantik Syarifuddin sebagai Ketua MA

Presiden Lantik Syarifuddin sebagai Ketua MA
Hakim Agung Muhammad Syarifuddin saat dilantik sebagai Ketua Mahkamah Agung (MA), periode 2020-2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (30/4/2020). (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Novy Lumanauw / Lennny Tristia Tambun / BW Kamis, 30 April 2020 | 10:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Hakim Agung Muhammad Syarifuddin sebagai Ketua Mahkamah Agung (MA), periode 2020-2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (30/4/2020).

Upacara pelantikan Syarifuddin sebagai Ketua MA mengikuti protokol kesehatan Covid-19, di mana salah satunya adalah mengenakan masker serta menerapkan physical distancing atau menjaga jarak aman antartamu.

Hakim Agung Syarifuddin, yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Mahkamah Agung bidang Yudisial dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 41/P/Tahun 2020 tentang Pemberhentian dengan Hormat Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial dan Pengangkatan Ketua Mahkamah Agung.

Ia menggantikan Hatta Ali yang akan memasuki masa purna bakti pada 1 Mei 2020. Syarifuddin terpilih menjadi Ketua MA setelah meraih 32 suara atau unggul 18 suara dari pesaingnya Hakim Agung Andi Samsan Nganro, dalam Sidang Paripurna Khusus Pemilihan Ketua Mahkamah Agung periode 2020-2025, yang digelar 6 April 2020 lalu.

Syarifuddin yang lahir di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Lampung pada 17 Oktober 1954 mengawali kariernya sebagai hakim di Pengadilan Negeri (PN) Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam pada 1984.

Pada akhir 1990, ia bertugas sebagai hakim di PN Lubuk Linggau, Sumatera Selatan hingga 1995 dan selanjutnya di PN Lubuk Linggau. Pada 1999, ia dipercayakan sebagai hakim di PN Baturaja.

Selanjutnya, pada 2003, Syarifuddin dipromosikan sebagai hakim pada PN Jakarta Selatan. Sejak itu, sederet jabatan bergengsi dipercayakan kepadanya, mulai dari Wakil Ketua PN Bandung, Jawa Barat, periode 2005-2006 dan Ketua PN Bandung, periode 2006-2011.

Pada 2011, ia dipercayakan sebagai hakim tinggi pada Pengadilan Tinggi Palembang, Sumatera Selatan. Pada 11 Maret 2013, penyandang gelar doktor hukum dari Universitas Katolik Parahyangan, Bandung ini didaulat untuk menjabat Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Selanjutnya, pada 14 April 2016, Syarifuddin dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, hingga ia terpilih sebagai Ketua MA, pada 6 April 2020.



Sumber: BeritaSatu.com