Fraksi Gerindra Sesalkan Keputusan Menaikkan Iuran BPJS Kesehatan

Fraksi Gerindra Sesalkan Keputusan Menaikkan Iuran BPJS Kesehatan
Desmond J Mahesa (Foto: Antara)
Yeremia Sukoyo / RSAT Sabtu, 16 Mei 2020 | 17:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Fraksi Gerindra DPR mengkritik langkah pemerintah yang kembali menaikkan iuran BPJS kesehatan melalui Peraturan Presiden No.64 Tahun 2020 tentang jaminan kesehatan. Seharusnya pemerintah bisa mempertimbangkan penundaan kenaikan iuran karena masyarakat masih terdampak kesulitan ekonomi akibat pandemi virus corona.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPR, Demond J Mahesa, menilai, kebijakan menaikkan iuran BPJS kesehatan yang dilakukan pemerintah melanggar hukum, dan malah cenderung memperlihatkan keputusasaan.

"Karena dalam kondisi normal seharusnya kebijakan itu (menaikan iuran BPJS Kesehatan) tidak dilakukan. Apalagi sekarang ini rakyat sedang mengalami kesusahan karena sedang dilanda pandemi virus corona," kata Desmond di Jakarta, Sabtu (16/5/2020).

Wakil Ketua Komisi III DPR itu mengaku prihatin karena di tengah kondisi mendesak, orang-orang di sekitar pemerintah justru diam saja menyaksikan upaya menaikkan iuran BPJS. Dirinya pun menduga adanya kemungkinan agenda terselubung untuk menjerumuskan presiden.

Dirinya bahkan menyebut sosok seperti profesor Mahfud MD misalnya, sesungguhnya bisa menjadi konsultan hukum bagi presiden untuk mengingat langkah-langkah presiden dalam menjalankan kebijakannya yang tidak sesuai dengan aturan atau norma yang ada. "Tetapi kita tidak tahu mengapa hal itu tidak dilakukannya," ucap Desmond.



Sumber: BeritaSatu.com