Instruktur Militer, Tersangka JI Nonstruktur Tasikmalaya Jadi Tiga
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Instruktur Militer, Tersangka JI Nonstruktur Tasikmalaya Jadi Tiga

Kamis, 21 Mei 2020 | 17:57 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / WM

Instruktur Militer, Tersangka JI Nonstruktur Tasikmalaya Jadi Tiga

Jakarta, Beritasatu.com — Densus 88/Antiteror nenangkap satu persatu jaringan teroris Jamaah Islamiah (JI) nonstruktur di Tasikmalaya. Total sudah ada tiga tersangka yang dibekuk di kota bubur itu.

Dua yang terakhir teror adalah MT (38) dan DA (43) yang ditangkap di Perum Bumi Sentra Mas Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Selasa (19/5/2020) sore.

Sebelumnya Densus telah membekuk MR (45) pada Selasa 12 Mei 2020 lalu. Polisi juga telah menggeledah
CK Futsal, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kampung Cicariang, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, pada Jumat, 15 Mei 2020.

“Sel Tasikmalalaya ini berperan sebagai pendidik dan pelatih para militer dalam kelompok ini,” kata sumber pada Beritasatu.com Kamis (21/5/2020).

Makanya dari kelompok ini disita flysheet, dua buah slepingbed, 1 buah remote, 2 nesting, lembaran peta topografi, 10 buah kompas, 9 buah kompor gas kecil, 2 buah senter, 2 buah headlamp, dan 2 buah lampu tenda (lampu darurat).

Lalu ada 5 buah busur (penggaris peta), 28 buah golok, 5 helai tali webbing dan 1 buah matras. Barang bukt ini diduga kuat terkait aktivitas latihan paramiliter yang mereka gelar (iddad).

Seperti diberitakan, kelompok teroris JI termonitor aktif kembali meski tidak lagi menggunakan bendera JI. Tapi para anggota JI yang keluar dari struktur itu tetap menggunakan strategi JI.

JI yang diperkuat eks jihadis lulusan Akademi Para Militer di Afghanistan adalah kelompok yang bertanggungjawab dalam aksi bom Bali 2002 dan bom kembar Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton di Jakarta pada 2019.

Sejak itu gerakan kelompok ini relatif senyap namun ternyata kelompok ini tidak pernah mati, termasuk Neo JI, dan selalu beradaptasi dengan zaman dengan tujuan akhir membangun khilafah.

Neo JI yang dimaksud adalah kelompol lanjutan dari JI yang saat itu dipimpin oleh Wijayanto. Para yang buron sejak 2003 itu akhirnya ditangkap Densus pada 2019 di Bekasi.

Saat itu terungkap mereka punya kemampuan finansial mumpuni. Strategi mereka antara lain membuat tamkin atau penguasaan wilayah di beberapa wilayah yang diperkuat karena dia sudah membentuk organisasi yang lebih modern.

Dalam organ ini juga ada penyandang atau pencari dana yang memiliki basic ekonomi. Mereka juga melakukan rekrutmen lebih tertutup dimana hasil rekrutmen dilatih dan diberikan kesempatan keluar negeri mengikuti praktik perang di Suriah maupun Irak.

Salan satu lanjutan dari jaringan ini adalah Abdulllah yang dibekuk di sebuah ekspedisi di Jalan Kunti, Sidotopo, Surabaya, saat hendak mengirim senjata April lalu. Dia terpapar dan tertular paham terorisme ketika dia menjalani hukuman di Lapas Madura.

Dia diketahui menbeli senjata organik itu seharga Rp 200 juta dari seorang oknum di Malang. Senjata dan amunisi mematikan itu hendak dikirim ke jaringan Tasikmalaya ini.

Senjata itu diniatkan untuk i’dad atau melakukan persiapan sebelum kelak melangkah ke aksi teror.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Alumni Akabri 2001 Sumbang Paket Sembako ke Warga Majalengka

Gerakan berbagi paket sembako serentak dilakukan alumni Akabri 2001 di seluruh Indonesia.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Bupati Ogan Ilir Klaim Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan Sudah Sesuai Prosedur

Menurut Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam pemecatan 109 tenaga kesehatan honorer sudah sesuai prosedur karena semua tuntutan sudah dipenuhi.

NASIONAL | 21 Mei 2020

KLHK Salurkan 500 Paket APD ke Asosiasi Pemulung Bantargebang

Bantuan APD dari KLHK kemudian dibagikan kepada pemulung dan para pekerja di sektor persampahan

NASIONAL | 21 Mei 2020

KPK Ingatkan Pengusaha Alkes Hindari Pemberian Gratifikasi ke Pejabat

KPK telah menerbitkan Surat Edaran nomor 14 Tahun 2020 tentang Pengendalian Gratifikasi Terkait Momen Hari Raya.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Kota Makassar Putuskan Tidak Perpanjang PSBB

Pemkot Makassar memutuskan untuk tidak memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar yang berakhir Kamis (21/5/2020).

NASIONAL | 21 Mei 2020

Warga Medan Patuhi Protokol Kesehatan di Lippo Plaza

Warga yang mendatangi Lippo Plaza Medan wajib menjalani pengecekan suhu tubuh oleh petugas.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Polisi Tangkap Pelaku Penyebar Info Beras Busuk Bulog

Dirut Perum Bulog Budi Waseso menegaskan siapapun yang menghalang-halangi tugas akan diselesaikan sesuai hukum yang berlaku.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Jelang Lebaran, Kerumunan Warga di Pasar Sulit Diatasi

Kerumunan massa di Kota Serang dan Kota Cilegon sulit dihindari.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Ketua DPRD Banten Soroti Lambannya Penyaluran Bansos

Penyaluran bansos di Banten dinilai lamban.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Eks Legislator Bandung Segera Diadili Atas Kasus Korupsi Pengadaan RTH

KPK rampungkan penyidikan dugaan korupsi pengadaan lahan untuk RTH Kota Bandung.

NASIONAL | 21 Mei 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS