Ikatan Pesantren Apresiasi Kinerja Polisi Ungkap Sindikat Narkotika Iran

Ikatan Pesantren Apresiasi Kinerja Polisi Ungkap Sindikat Narkotika Iran
Polri menangkap dua tersangka warga negara asing (WNA) dalam kasus narkoba jenis sabu. Polisi menyita 821 kilogram sabu dari sebuah ruko di Jalan Takari, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten Jumat (22/5/2020) malam. (Foto: Ist)
Carlos Roy Fajarta / FMB Senin, 25 Mei 2020 | 09:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pesantren Indonesia (IPI), KH. Zaini Ahmad mengapresiasi kinerja Satgassus Bareskrim Polri yang berhasil mengungkap dan menangkap sindikat narkotika jaringan internasional asal Iran yang mencapai hampir 1 ton beberapa waktu lalu.

Menurutnya, keberhasilan Satgassus Polri memberantas peredaran narkoba akan semakin membuat anak bangsa terbebas dari jerat kebiadaban narkoba. Pemerintah perlu memberikan perhargaan pada jajaran personel yang berhasil mengungkap jaringan sindikat narkoba tersebut.

"Apresiasi dan penghormatan untuk jajaran Satgassus Bareskrim Mabes Polri yang sigap di tengah pandemi Covid-19 mampu mengungkap sindikat narkoba jaringan internasional. Keberhasilan akan semakin membuat anak bangsa terbebas dari jerat kebiadaban narkoba," ujar Zaini Ahmad, Senin (25/5/2020) dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Zaini Ahmad yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Wonorejo, Pasuruan, Jawa Timur, kesigapan ini membuktikan bahwa Polri bisa tetap fokus menjalankan tugasnya secara maksimal meskipun tengah menghadapi pandemi Covid-19 dan momentum Hari Raya Idulfitri.

"Ini membuktikan bahwa polisi tetap sigap dan fokus dalam memberantas kejahatan meskipun para penjahat itu sedang memanfaatkan konsentrasi ke masalah Covid-19 dan pengamanan Hari Raya Idulfitri," tambah pria yang akrab dipanggil Gus Zaini ini.

Dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 260 juta jiwa ditambah dengan kondisi geografis berupa negara kepulauan menjadi pangsa pasar menggiurkan bagi para bandar dan pengedar narkoba.

Baca juga: Polisi Tangkap Penyelundup 800 Kg Sabu dari Timteng

"Bayangkan jika hampir satu ton sabu tersebut berhasil beredar di masyarakat Indonesia. Sungguh menghawatirkan. Bersyukurlah kita Satgasus Merah Putih berhasil menangkap dan mengungkap sebelum narkoba jenis sabu itu berhasil diedarkan di Indonesia," tandas Zaini Ahmad.

Seperti diketahui, Satgasus Bareskrim Mabes Polri di bawah pimpinan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dan jajaran menggerebek gudang penyimpanan narkoba jenis sabu seberat hampir 1 ton di Kampung Kepandean Got, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, Sabtu (23/5/2020) lalu.

Sabu dibungkus menggunakan plastik bening dan disimpan di dalam ratusan boks. Selain berhasil mengamankan barang bukti sabu, polisi berhasil mengamankan dua orang pelaku yakni BA asal Pakistan dan AS asal Yaman.



Sumber: BeritaSatu.com