2 Pengusaha Penyuap Bupati Sidoarjo Dihukum 1 Tahun 8 Bulan Penjara

2 Pengusaha Penyuap Bupati Sidoarjo Dihukum 1 Tahun 8 Bulan Penjara
Tersangka kasus dugaan suap proyek-proyek infrastruktur di Sidoarjo Saiful Ilah berjalan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020. (Foto: Antara / Akbar Nugroho Gumay)
Fana F Suparman / WM Jumat, 29 Mei 2020 | 19:39 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya menjatuhkan hukuman masing-masing 1 tahun 8 bulan pidana penjara dan denda Rp 100juta subsidair 3 bulan kurungan terhadap dua pengusaha, Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi.

Majelis Hakim menyatakan Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi terbukti menyuap Bupati nonaktif Sidoarjo, Saiful Ilah dan tiga anak buahnya, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih; Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Judi Tetrahastoto; serta Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan, Sanadjihitu Sangadji.

Suap ini diberikan untuk memuluskan Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi menggarap proyek-proyek infrastruktur di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

"Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata Ketua Majelis Hakim Rochmat saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (29/5/2020).

Vonis terhadap Ibnu Ghofur dan Totok Sumedi ini lebih rendah dibanding tuntutan Jaksa Penuntut KPK. Sebelumnya Jaksa menuntut agar masing-masing terdakwa dihukum 2 tahun 6 bulan pidana penjara dan denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan. Dalam salah satu pertimbangannya, Majelis Hakim mengabulkan permohonan justice collaborator yang diajukan kedua terdakwa.

Atas vonis ini, kedua terdakwa dan Jaksa KPK menyatakan pikir-pikir.



Sumber: BeritaSatu.com