Ketua KPK: Korupsi Khianati Pancasila

Ketua KPK: Korupsi Khianati Pancasila
Firli Bahuri. (Foto: Antara)
Fana F Suparman / CAH Senin, 1 Juni 2020 | 16:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri memaknai peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai upaya memberantas korupsi. Menurutnya, seluruh elemen bangsa sudah sepatutnya memerangi korupsi yang secara nyata menyalahi prinsip-prinsip dasar Pancasila.

"Ingat, berani korupsi sama saja berani mengkhianati nilai-nilai dari setiap butir dari yang ada didalam Pancasila," kata Firli dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin (1/6/2020).

Firli mengatakan pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat membuat upaya pemberantasan korupsi berjalan lebih masif. Dikatakan, sila pertama Pancasila memiliki esensi agar takut serta terhindar dari niat dan godaan untuk berperilaku koruptif. Hal ini karena keyakinan setiap derap langkah, perilaku dan perbuatan diketahui oleh Tuhan Yang Maha Esa. Dengan mengamalkan sila pertama Pancasila mengajarkan untuk menjadi pribadi yang tidak berperilaku koruptif karena takut akan dosa serta menjadikan manusia yang adil dan beradab, sesuai sila kedua Pancasila.

Baca Juga: Inilah Kilas Sejarah Hari Lahir Pancasila

Firli mengatakan, semangat dan implementasi esensi sila pertama dan kedua, dapat menjadi tujuan sila ketiga, yakni Persatuan Indonesia, dalam mengentaskan budaya korupsi yang telah berakar urat di negeri ini. Firli mengatakan, perang melawan laten korupsi ini, harus dipimpin dengan penuh hikmat dan kebijaksanaan, sebagaimana esensi dari sila keempat Pancasila.

"Sirnanya korupsi di Indonesia, tentunya menjadi harapan, impian dan cita-cita kita bersama demi keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia, yang termaktub dalam sila kelima Pancasila," katanya.

Dalam kesempatan ini, Firli mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak perlu diisi dengan kegiatan seremonial, apalagi di tengah situasi pandemi corona atau Covid-19 yang masih berlangsung saat ini. Firli menegaskan, yang terpenting makna, esensi dan nilai-nilai Pancasila sudah sepatutnya menjadi pengikat landasan hidup berbangsa dan bernegara.

Baca JugaPancasila Representasi Kebersamaan di Segala Zaman

"Hanya dengan mengamalkan sila-sila dari Pancasila, hunusan bilah pedang anti korupsi mampu melesak cepat, tertuju menusuk dan mematikan detak jantung laten korupsi," tegas Firli.

Untuk itu, kata Firli, KPK telah membangun kerja sama dengan sejumlah lembaga negara, termasuk MPR untuk membumikan nilai-nilai Pancasila dalam upaya pemberantasan korupsi di bumi pertiwi ini. Dikatakan, upaya ini diperlukan agar Pancasila tidak hanya sekadar hafalan, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa serta Rakyat Indonesia, merupakan nilai-nilai luhur yang digali dari budaya bangsa. Pancasila tidak hanya dijadikan untuk hafalan semata, tetapi amalkanlah nilai-nilai luhur yang ada di Pancasila. Selamat Memperingati Hari Lahirnya Pancasila 2020," kata Firli. 



Sumber: BeritaSatu.com