Mafia Tanah Terjadi Karena Integritas Aparat Penegak Hukum Rendah
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mafia Tanah Terjadi Karena Integritas Aparat Penegak Hukum Rendah

Rabu, 10 Juni 2020 | 19:14 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Adrianus Meliala menegaskan, banyak dan sering terjadinya kasus mafia tanah di Indonesia karena banyak aparat penegak hukum beritegritas rendah.

“Aparat penegak hukum ini, terutama oknum hakim memanipulasi hukum melalui putusan mereka bahwa seolah-olah tindakan mafioso curang dalam kasus tanah, benar. Sampai saat ini memang sering terjadi,” kata Adrianus kepada SP, Rabu (10/6/2020).

Adrianus mengatakan, Ombudsman sering berkoordinasi dengan bagian Pengawasan Mahkamah Agung (MA) dan Komisisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memantau dan merespons pengaduan masyarakat mengenai hakim-hakim bermasalah.

“Sudah banyak hakim diberi sanksi oleh MA bahkan tertangkap tangan oleh KPK karena melakukan perbuatan yang melanggar hukum,” kata dia.

Menurut Adrianus, selain oknum yang bermain dalam masalah tanah adalah ada juga oknum jaksa dan polisi. “Kami juga melakukan koordinasi dengan bagian pengawasan Kejagung dan Propam Polri. Banyak juga oknum dari dua lembaga ini ditindak,” kata dia.

Ia mengatakan, pihaknya selalu merespons cepat semua pengaduan masyarakat terutama dalam masalah tanah ini. Menurut Adrianus, mengapa begitu banyak oknum penegak hukum ngiler terima suap dalam masalah tanah atau ikut bermain dalam masalah tanah karena harga tanah terus naik, karena itu sogokan dalam masalah tanah besar. “Ini kembali ke integritas tadi. Kalau berintegritas tentu tidak tergoda dengan uang haram,” kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PLN Tegaskan Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik Juni 2020

PT PLN (Persero) memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik dalam perhitungan tagihan rekening listrik Juni 2020.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Alumni STAN Sedunia Gaungkan Persatuan untuk Indonesia

Ikanas STAN menggemakan persatuan untuk Indonesia. Hal itu diselenggarakan secara daring oleh 480 alumni dari berbagai angkatan.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Presiden Ajak Masyarakat Memulai Kebiasaan Baru

Jokowi mengajak seluruh elemen bangsa untuk memulai kebiasaan baru sesuai protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Terapkan New Normal, Kapolri: Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi

Kapolri mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap disiplin dan berkomitmen menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Enam Warga Terlibat Ambil Paksa Jenazah Positif Covid-19

Warga yang ditangkap karena diduga terlibat dalam pengambilan paksa pasien Covid-19 sebelumnya menjalani pemeriksaan rapid test oleh petugas kesehatan.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Tepat, Kehati-hatian Pemerintah Putuskan Pembukaan Sekolah

Kebijakan pembukaan sekolah harus berdasarkan koordinasi agar tidak menimbulkan persoalan baru.

NASIONAL | 10 Juni 2020

1.094 Pelajar Asal Aceh di Perantauan Terima Bansos Covid-19

Pelajar yang merantau di provinsi lain menerima bantuan maksimal sebesar Rp. 1 juta. Sedangkan, bansos untuk pelajar di luar negeri mencapai hingga Rp 2,5 juta.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Ahmad Sahroni Puji Kesigapan Kapolri soal Telegram Jenazah PDP

Lewat telegram Kapolri ini diharapkan masyarakat menjadi lebih tenang terkait pengurusan jenazah keluarga mereka di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Kuasa Hukum Terdakwa Klaim Kasus Jiwasraya Bukan Korupsi

Kuasa hukum menyatakan bahwa Jaksa tidak menguraikan perbuatan kliennya memperkaya atau menguntungkan diri sendiri dalam surat dakwaannya.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Masyarakat Diminta Waspadai Penipuan Berkedok Lelang Online

Maraknya modus penipuan lelang online melalui media sosial juga merugikan Pegadaian.

NASIONAL | 10 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS