Bahas RUU Cipta Kerja, Mahfud Undang Perwakilan Buruh

Bahas RUU Cipta Kerja, Mahfud Undang Perwakilan Buruh
Mahfud MD. (Foto: Antara)
Robertus Wardy / YUD Rabu, 10 Juni 2020 | 19:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menko Polhukam Mahfud MD mengundang sejumlah perwakilan buruh di Kemko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2020). Mahfud membahas RUU Cipta Kerja bersama para perwakilan buruh tersebut.

"Pertemuan agar kita bisa saling bertukar pikiran mengenai Omnibuslaw tenaga kerja. Dengan keyakinan bahwa dengan pikiran yang sama untuk dapat meningkatkan martabat dan kesejahteraan tenaga kerja," kata Mahfud usai pertemuan.

Baca juga: Undang Ketua KPK, Mahfud Minta Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Pertemuan yang diinisiasi Mahfud dihadiri para tokoh serikat pekerja antara lain, Andi Gena Nuna Wea presiden KSPSI, Said Iqbal ketua KSPI, Elly Rosita ketua KSBSI, dan beberapa toloh serikat pekerja lainnya.

Sementara dari pihak pemerintah, didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah, dan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko.

Mahfud menyebut pemerintah telah mengambil langkah langkah penting dalam kesehatan. Alasannya, kesehatan menjadi pusat isu dari pandemik yang berdampak sangat luas bagi pekerja.

Baca juga: Mahfud MD: Penetapan Status Normal Baru Tidak Asal-Asalan

"Dua hal yang ingin diselesaikan pemerintah yaitu memutus mata rantai dari pandemik itu sendiri dan memutus mata rantai dari dampak PHK. Ini memerlukan kerja sama yang erat dengan serikat pekerja," ujar Mahfud.

Presiden KSPI Andi Gani Nena Wea berharap pemerintah, pengusaha dan serikut buruh bisa duduk bersama untuk membahas mengenai masalah ketenagakerjaan agar terbentuk kesepahaman bersama. Harus dibentuk tim teknis segera. Tim teknis yang isinya tripartit, ada serikat buruh, Kadin dan pemerintah.

Baca juga: Mahfud Minta Kasal dan Kasau Jaga Kedaulatan NKRI

"Kami sangat mengapresiasi bahwa respon pemerintah sangat baik. Tantangan kedepan adalah perubahan pola hubungan kerja dan ternyata ini terjadi saat pandemi," kata Andi.

Pertemuan dilakukan dua sesi yaitu sesi siang dihadiri oleh 9 organisasi atau serikat pekerja. Sementara sesi malam harinya melibatkan tujuh serikat pekerja dan buruh.

Pertemuan pada Rabu ini adalah yang ketiga yang diinisiasi Mahfud. Pertemuan itu untuk menghimpun masukan para pekerja dan buruh tentang RUU Cipta Kerja. 



Sumber: BeritaSatu.com