Operasi Halilintar, 159 Kilogram Sabu dari Malaysia Disita

Operasi Halilintar, 159 Kilogram Sabu dari Malaysia Disita
Ilustrasi sabu-sabu. (Foto: Antara / Puspa Perwitasari)
Farouk Arnaz / CAH Kamis, 25 Juni 2020 | 13:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Bareskrim Polri kembali mengungkap kasus penyelundupan sabu yang memanfaatkan situasi pandemi Covid-19. Ada lima tersangka yang ditangkap dan ratusan kg sabu disita.

Hal ini diungkap oleh Kabareskrim Komjen Listyo Sigit di Mabes Polri Kamis (25/6/2020). Sabu masuk melalui kapal ikan yang berlabuh di perairan Aceh untuk selanjutnya dibawa melalui darat ke Riau dan Jawa.

Menurut Sigit operasi ini digelar sejak 20 Mei 2020 yang melibatkan Brimob, Baintelkam, dan Bea Cukai. Kasus mulai terungkap Rabu 27 Mei 2020 di sebuah gudang bekas bengkel las di Bekasi.

“Seorang perempuan, ES, ditangkap dengan BB sabu seberat 35 kg. Diketahui sabu itu dari Pekanbaru. 18 Juni 2020 kita menangkap SD di Pekanbaru dengan bukti 5 kg sabu, 3.000 butir ekstasi, dsn 300 butir H-5/ERIMIN5,” kata Sigit.

Penyidikan berkembang dimana sabu termyata dari Malaysia masuk ke perairan Aceh. Minggu 21 Juni, aparat gabungan menangkap kapal motor Teupin Jaya di laut Peurelak dengan BB 119 kg sabu yang diangkut US, SY, dan IR,” imbuhnya.

Polisi kini mengembangkan sindikat ini dengan mengejar SPN dan ZL.

 



Sumber: BeritaSatu.com